Blood Moon, Pahami Niat dan Tata Cara Sholat Gerhana Bulan 2025
Tata Cara Sholat Gerhana Bulan 2025--
NASIONAL, RBTVDISWAY.ID - Gerhana bulan atau blood moon adalah salah satu peristiwa astronomi yang dinantikan oleh masyarakat. Tak hanya di Indonesia, melainkan juga di seluruh dunia.
Tahun ini, Gerhana bulan total yang terjadi di bulan September yang mana menjadi lebih menarik karena dapat disaksikan di seluruh wilayah di Indonesia.
BACA JUGA:Pemeran Encuy Preman Pensiun Meninggal Dunia, Ibunda Ungkap Permintaan Terakhir Putra Bungsunya
ā Gerhana bulan total terjadi saat bumi berada tepat di antara matahari dan bulan, sehingga cahaya matahari tidak langsung mengenai bulan.
Bulan masuk ke dalam bayangan inti (umbra) bumi yang menyebabkan permukaan bulan tampak gelap atau berwarna kemerahan.
Berdasarkan informasi yang dirilis di laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gerhana bulan total telah terjadi pada tanggal 7 September dan berlanjut pada tanggal 8 September dini hari tadi.
BACA JUGA:4 Tanaman Sayuran Yang Cepat Panen, Bisa Dipanen Dalam Hitungan Minggu
Jika dihitung dari saat bayangan samar bumi (penumbra) mulai menyentuh bulan (disebut fase P1) sampai bulan benar-benar keluar dari bayangan tersebut (fase P4), gerhana bulan 7 September ini memiliki durasi yang cukup lama yakni 5 jam 29 menit 48 detik.
Saat bayangan gelap bumi (umbra) mulai menutupi bulan (fase U1) hingga keluar lagi (fase U4) butuh waktu sekitar 3 jam 20 menit 2 detik. Pada fase ini, sebagian permukaan bulan terlihat gelap. Selama waktu ini, bulan tampak berubah sedikit demi sedikit.
Durasi Gerhana Bulan
- Gerhana Penumbra mulai (P1) mulai terjadi pada 7 September pukul 22.26.56 WIB
- Gerhana Sebagian mulai (U1) terjadi pada 7 September pukul 23.26.44 WIB
- Gerhana Total mulai (U2) terjadi pada 8 September pukul 00.30.17 WIB
- Puncak Gerhana (Puncak) terjadi pada 8 September pukul 01.11.45 WIB
- Gerhana Total berakhir (U3) terjadi pada 8 September pukul 01.53.13 WIB
- Gerhana Sebagian berakhir (U4) terjadi pada 8 September pukul 02.56.46 WIB
- Gerhana Penumbra berakhir (P4) terjadi pada 8 September pukul 03.56.34 WIB
BACA JUGA:Pemprov Gandeng Badan Usaha Lewat Program SRIKANDI, Gubernur Helmi Hasan: Ringankan Beban APBD
Sementara itu, bagi umat Islam, gerhana bulan bukan sekadar fenomena alam. Namun ini juga merupakan momen spritual untuk menyaksikan kebesaran Allah sekaligus beribadah kepada-Nya.
Untuk itu, ketika terjadi gerhana bulan ada ibadah khusus bagi umat Islam yang disebut dengan shalat Khusuf.
Dijelaskan oleh Syekh Nawawi Al-Bantani dalam kitab Nihayatuz Zain (Beirut, Darul Kutubil Ilmiyah: 2002), halaman 108, jika hukum melaksanakan shalat khusuf adalah sunnah muakkadah alias sunnah yang sangat dianjurkan.
Pelaksanaan shalat Khusuf pun tidak jauh berbeda dengan gerakan shalat sunnah pada umumnya.
BACA JUGA:Peluang Kerja Khusus untuk Lansia di Boga Group, Ini Syarat dan Lokasi Penempatan
Dijelaskaan Syekh Nawawi kemudian, shalat gerhana memiliki tiga tingkatan. Pertama adalah paling minimal, yaitu dua rakaat sebagaimana shalat sunnah Zuhur.
Kedua adalah tingkat pertengahan dengan dua kali rukuk dan dua kali sujud. Dan ketiga adalah tingkatan sempurna, yaitu setelah membaca Al-Fatihah dilanjutkan dengan membaca surat-surat panjang sesuai kemampuan.
Surat yang bisa dibacakan misalnya Al-Baqarah, Ali Imran, An-Nisa, dan Al-Ma’idah atau seukuran itu. Rukuk dan sujudnya pun dilakukan sesuai panjang bacaan surat tersebut.
BACA JUGA:Tangani Kenakalan Remaja, Walikota Bengkulu Rancang Sekolah Khusus
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


