Heboh Video Capaian Presiden Prabowo Tayang di Bioskop, Ini Kata XXI
Video pencapaian Presiden Prabowo tayang sebelum film di bioskop XXI--
NASIONAL, RBTVDISWAY.ID - Biasanya sebelum film dimulai di bioskop, penonton disuguhi trailer, iklan minuman bersoda atau promo makanan ringan. Namun pada pertengahan September 2025, pengalaman itu sedikit berubah.
Sebuah video singkat menampilkan capaian program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto hadir tepat sebelum layar menayangkan peringatan larangan merekam film.
Potongan berdurasi pendek itu tidak berisi adegan fiksi, melainkan deretan angka capaian dan cuplikan pernyataan Presiden.
Data yang ditampilkan mulai dari 21,76 juta ton produksi beras nasional hingga Agustus 2025, hadirnya 5.800 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sampai dengan Program Makan Bergizi Gratis yang disebut telah menjangkau 20 juta penerima manfaat sejak Januari 2025.
Ada juga penyebutan 100 Sekolah Rakyat yang telah berdiri dan 80 ribu kelembagaan Koperasi Desa Merah Putih yang baru diluncurkan.
Bukan hanya data, video itu juga memperlihatkan Presiden Prabowo turun langsung menyapa warga, anak-anak, dan penerima manfaat program. Kehadiran momen blusukan ini memberi sentuhan emosional di tengah rangkaian angka.
Bioskop sebagai Panggung Baru Komunikasi Publik
Langkah tersebut memicu diskusi hangat. Hasan Nasbi, Kepala Komunikasi Kepresidenan (PCO) menyebut penggunaan layar bioskop tidak berbeda dengan televisi atau media luar ruang lain. Menurutnya, bioskop hanyalah salah satu sarana untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat luas.
“Kalau iklan komersial boleh tayang, tentu pesan dari pemerintah juga bisa. Tujuannya agar masyarakat lebih paham apa saja yang sudah dikerjakan,” jelas Hasan Nasbi.
Pandangan senada datang dari Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi yang menilai bahwa penggunaan ruang publik seperti bioskop bukanlah hal bermasalah, sepanjang tidak mengganggu kenyamanan.
Baginya, itu sekadar cara baru agar masyarakat bisa lebih dekat dengan informasi program pemerintah.
Dari Pro dan Kontra Ini Respons Cinema XXI
Namun, tak semua penonton merasa nyaman. Sebagian publik menganggap langkah itu kreatif sekaligus unik, karena bisa menjangkau generasi muda yang sering menonton bioskop.
Tapi ada pula yang merasa ruang hiburan seharusnya steril dari narasi politik, meski dikemas sebagai iklan layanan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


