Iklan RBTV

Senator Leni John Latief Dukung Literasi dan Inklusi Keuangan Lewat Puncak BIK 2025

Senator Leni John Latief Dukung Literasi dan Inklusi Keuangan Lewat Puncak BIK 2025

Kegiatan Bulan Inklusi Keuangan 2025--

BENGKULU, RBTV.DISWAY.ID - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Hj Leni Haryati John Latief, mengapresiasi kegiatan Puncak Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2025 yang digagas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bengkulu.

Kegiatan Bulan Puncak Inklusi Keuangan 2025 ini digelar sejak 14 Oktober hingga 16 Oktober 2025. 

BACA JUGA:Nikah Gratis untuk 10 Pasangan, Pemkot Bengkulu Siapkan Hadiah Bulan Madu

Puncak Bulan Inklusi Keuangan 2025 ini mengusung tema "Inklusi keuangan untuk semua, rakyat sejahtera, Indonesia maju".

Bulan Inklusi Keuangan (BIK) adalah inisiatif yang diselenggarakan setiap bulan Oktober oleh OJK bersama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kesadaran dan akses masyarakat terhadap produk serta layanan keuangan.

Tujuannya adalah untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat memiliki akses yang setara terhadap layanan keuangan yang bermanfaat, seperti produk perbankan, investasi, asuransi, dan pinjaman, sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif. 

Anggota DPD RI Hj Leni Haryati John Latief menyampaikan, bahwa salah satu tujuan kegiatan ini adalah memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat tentang pentingnya literasi dan inklusi keuangan.

BACA JUGA:Harga Emas di Kota Bengkulu Naik Rp 29.000, Warga Tetap Ramai Beli Emas

Leni John Latief menyampaikan apresiasi kepada OJK, Pemprov Bengkulu, dan seluruh lembaga jasa keuangan yang telah berkolaborasi dalam memperkuat literasi dan memperluas inklusi keuangan di Provinsi Bengkulu.

"Saya memberikan apresiasi atas kolaborasi OJK bersama Pemerintah Provinsi Bengkulu. Acara ini bagus sekali untuk masyarakat Bengkulu, karena bisa memberi edukasi tentang perbankan, dan memberi wadah para UMKM di kota Bengkulu. Serta bisa memberi tahu kepada masyarakat apa fungsi OJK," kata Leni John Latief

BACA JUGA:Kapal Oleng, Dana Alokasi Umum untuk Kota Bengkulu Rp167 M Tahun 2026 Dipangkas Pemerintah Pusat

Lebih lanjut, Leni Haryati mengatakan bahwa inklusi keuangan mmepunyai peran strategis dalam memperkuat perekonomian daerah.

Jadi, dengan meningkatnya literasi dan akses keuangan, maka masyarakat diharapkan lebih mandiri secara ekonomi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait