Iklan RBTV

Dari Revolusi Mental Hingga Spiritual Retreat, Sebuah Refleksi?

Dari Revolusi Mental Hingga Spiritual Retreat, Sebuah Refleksi?

--

Oleh : Saeed Kamyabi

Revolusi Mental di era Jokowi digaungkan dengan gegap gempita. Slogan perubahan karakter bangsa berkumandang.

Namun, mata kita perih menyaksikan parade korupsi yang tak kunjung usai: dari kasus Jiwasraya yang merugikan triliunan, korupsi dana Covid-19 di Kementerian Sosial, hingga mega-skandal di tubuh KPK sendiri.

Di tengah janji pembenahan, justru pejabat yang seharusnya menjaga amanah malah menjadi perampok uang rakyat.

BACA JUGA:Informasi Pencairan BSU Terbaru, Masih Bisa Cek di Bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id?
 
Kini, di era Prabowo, hadir program retreat dengan anggaran yang besar. Namun, ironi kembali terjadi: Operasi Tangkap Tangan (OTT) masih menjadi berita rutin.

Uang rakyat dihabiskan untuk pembinaan, tetapi hasilnya seperti mengepel lantai yang keran airnya masih terbuka. Artinya apa? Artinya, pendekatan sekadar formalitas, seremonial, dan pemikiran manusiawi belaka telah gagal menyentuh relung hati nurani.

Firman Allah mengingatkan: "Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sungguh, dia akan menjalani kehidupan yang sempit." (QS Thaha: 124). Inilah jawaban langit: ketika hati dijauhkan dari dzikrullah, hidup menjadi sempit, hanya dipenuhi oleh nafsu serakah dan loba kekuasaan. Sempitnya pikiran, sempitnya integritas.

BACA JUGA:Daftar Ruas Tol yang Beri Diskon Tarif 20 Persen saat Libur Nataru 2025, Lebih Hemat
 
Kemewahan vs Kesederhanaan

Mari kita bedah realita anggaran. Retreat reguler untuk pejabat dan ASN biasa menghabiskan Rp 500.000 hingga Rp 1.500.000 per orang per hari hanya untuk akomodasi hotel dan konsumsi.

Untuk 50 peserta selama 3 hari, anggaran mudah melayang hingga Rp 105 juta bahkan lebih dari Rp 300 juta. Dana sebesar itu menguap untuk kemewahan sesaat, seringkali hanya menambah koleksi sertifikat tanpa menyentuh karakter.

Maka baru-baru ini ada seorang Gubernur di Pulau Sumatera, menggagas dan mempelopori Spiritual Retreat 72 jam, untuk para ASN, THL dan Pejabat yang diberi nama Retreat Merah Putih. Ini adalah sebuah langkah nyata untuk memperbaiki mentalitas para pelayan masyarakat.

BACA JUGA:Luar Biasa! China Temukan Harta Karun Cadangan Emas di Bawah Laut, Jadi yang Terbesar di Asia

Retreat Spiritual 72 Jam di Masjid. Bukan di hotel mewah, tapi di rumah Allah. Di sini, biaya per orang per hari hanya Rp 50.000 hingga Rp 100.000.

Rinciannya pun penuh makna: konsumsi sederhana, sumbangan sukarela untuk masjid, perlengkapan ibadah, dan honor sederhana untuk pemandu spiritual. Untuk 50 peserta selama 3 hari, totalnya hanya Rp 7,5 juta sampai Rp 15 juta.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: