Dukung Penuh Garuda Terbang di Langit Bengkulu, Gubernur Helmi Datangi Kantor Garuda Indonesia
Gubernur Helmi Hasan datangi kantor Garuda Indonesia pada Rabu (4/3)--
TANGERANG, RBTVCamkoha.com - Menyikapi rencana kantor pusat Garuda Sentra Operasi (GSO) Garuda Indonesia yang akan menghentikan penerbangan rute Jakarta-Bengkulu dalam waktu dekat, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyambangi langsung GSO Garuda Indonesia di kawasan Tangerang Banten, Rabu (4/3).
Hal ini sebagai upaya Pemprov Bengkulu yang menginginkan maskapai Garuda terus terbang di langit Bengkulu. Bahkan, Gubernur menegaskan segera melakukan koordinasi bersama Forkopimda dan pemerintah daerah untuk mengambil langkah konkret agar Garuda tetap mengudara di Bengkulu.
“Pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan akan berupaya mendukung agar Garuda Indonesia tetap hadir dan terus mengudara di langit Bumi Merah Putih,” ujar Gubernur Helmi Hasan.
BACA JUGA:Hut Kota Ke 307, Pemkot Gelar Karnaval Batik Internasional 2026 dan RUN 2026
Gubernur menyampaikan bahwa Pemprov siap berkolaborasi dan mendukung secara penuh Garuda untuk tetap terbang di Bengkulu menyusul rencana besar Pemprov yang ingin mengembangkan Bandara Fatmawati Soekarno untuk menjadi Bandara Internasional.
"Segala upaya kita lakukan, hal ini semata agar Bandara yang ingin kita kembangkan tetap mendapat dukungan dari berbagai pihak termasuk maskapai Garuda yang menjadi identitas Bandara di Indonesia," tuturnya.
BACA JUGA:Pengumuman SNBP 2026 Jam Berapa? Ini Jadwal Resmi dan Cara Cek Hasilnya
Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap melalui koordinasi intensif dan dukungan seluruh pihak, keberadaan maskapai nasional tersebut dapat tetap dipertahankan guna mendukung konektivitas daerah serta mendorong pertumbuhan ekonomi Bengkulu secara berkelanjutan.
Niat ini pun disambut baik Direktur Teknik Garuda Indonesia, Mukhtaris, yang menjelaskan bahwa kendala operasional penerbangan di Bengkulu murni disebabkan faktor bisnis, terutama belum tercapainya target jumlah penumpang.
“Salah satu alasannya adalah tingkat keterisian penumpang pada rute Bengkulu yang masih rendah sehingga berpotensi menimbulkan kerugian berkelanjutan bagi perusahaan,” jelas Mukhtaris.
BACA JUGA:Mudik Gratis Bank Mandiri 2026: Berikut Cara Daftar, Rute dan Jadwal Keberangkatan
Manajemen Garuda Indonesia juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi Bengkulu. Pihak maskapai menegaskan tetap membuka ruang sinergi dengan pemerintah daerah demi menjaga keberlangsungan layanan penerbangan yang optimal.
Sebelumnya, Garuda Indonesia dikabarkan akan menghentikan operasional penerbangan dari dan ke Bengkulu akibat minimnya jumlah penumpang di Bandara Fatmawati Soekarno. Penerbangan terakhir disebut-sebut dijadwalkan pada 28 Maret 2026, meskipun terdapat laporan lain yang menyebutkan 23 Maret 2026 sebagai tanggal akhir operasional sementara rute tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


