Karnaval batik
Iklan RBTV

KPID Bengkulu Edukasi Pelajar Mukomuko, Perkuat Literasi Digital dan Lawan Hoaks

KPID Bengkulu Edukasi Pelajar Mukomuko, Perkuat Literasi Digital dan Lawan Hoaks

KPID Bengkulu gelar literasi digital terhadap pelajar Mukomuko--

MUKOMUKO, RBTVCamkoha.com - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Bengkulu menggelar sosialisasi literasi media bagi pelajar di Kabupaten Mukomuko.

Kegiatan sosialisasi tersebut berlangsung selama dua hari, terhitung dari Selasa (7/4) hingga Rabu (8/4). 

Adapun kegiatan tersebut, menyasar di SMPN 01, SMPN 03, serta sejumlah Sekolah Dasar (SD) di pusat Kota Mukomuko agar memiliki "tameng" saat berselancar di jagat maya.

Selain itu, KPID Provinsi Bengkulu mengusung tema Smart Digital, Anti Hoaks, Siap Berkarya", acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan KPID Provinsi Bengkulu, mulai dari Wakil Ketua Rizki Palengika, didampingi Komisioner M. Misbach dan Amrozi.

BACA JUGA:Kejari Mukomuko Tetapkan 3 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Program Pamsimas Kementerian PUPR

Komisioner KPID Bengkulu, M. Misbach, mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk serius dari KPID Provinsi Bengkulu dalam hal menyadari besarnya risiko paparan informasi bohong (hoaks) dan konten negatif.

Selain itu, ia juga menekankan bahwa teknologi digital ibarat pisau bermata dua bagi pelajar. 

Jika tidak dibekali literasi yang cukup, kemudahan akses informasi justru bisa menjerumuskan siswa ke dalam hal-hal yang tidak produktif.

"Adapun tujuan kegiatan ini untuk mendorong pelajar lebih bijak. Kemudian KPID hadir untuk mengingatkan bahwa kemajuan teknologi saat ini seharusnya dimaksimalkan untuk mendukung proses belajar dan kreativitas, bukan justru sebaliknya," tegas Misbach.

BACA JUGA:Gubernur Helmi Hasan Jemput Tambahan 1.299 Unit Kuota BSPS untuk Bengkulu

Lanjut Misbach, meski tahun ini baru menyasar empat sekolah di Mukomuko, pihaknya berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan edukasi ini di masa mendatang.

Senada dengan KPID, Kepala Disdikbud Mukomuko, Arni Gusnita, M.Pd, yang membuka acara secara resmi, mengingatkan bahwa ancaman dunia digital nyata adanya.

"Kita harus jujur bahwa teknologi digital bisa membawa pengaruh negatif yang besar bagi pelajar jika mereka tidak bijak. Itulah mengapa arahan untuk menggunakan platform digital ke arah positif sangatlah krusial," ujar Arni.

Tambah Arni, ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada KPID Bengkulu yang telah menempatkan pelajar Mukomuko sebagai prioritas edukasi literasi media. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: