Begini Cara Mengatasi Penyakit Bercak Buah Cercospora pada Tanaman Kopi
--
NASIONAL, RBTVCamkoha.com - Salah satu tantangan bagi petani kopi adalah permasalahan penyakit yang terjadi pada buahnya. Salah satunya adalah penyakit bercak buah pada kopi (Cercospora)
Banyak petani kopi yang merasa sedikit kerumitan dalam mengatasi penyakit bercak buah pada kopi yang seringkali disebabkan oleh jamur Cercospora atau efek sekunder penyakit lain.
Penyakit bercak buah yang tidak segera ditangani dapat menyebabkan buah kopi rontok sebelum waktunya, yang secara signifikan menurunkan hasil panen.
Untuk itu, petani kopi harus tahu bagaimana cara mengatasinya, agar permasalahan ini tidak merugikan. Berikut adalah langkah-langkah detail mengatasi penyakit bercak buah pada kopi.
BACA JUGA:Sebenarnya Mana yang Lebih Sehat, Minum Teh atau Kopi?
Cara Mengatasi Penyakit Bercak Buah Kopi
1. Tindakan Kultur Teknis
- Pemangkasan
- Lakukan pemangkasan rutin pada cabang kopi dan pohon naungan untuk mengatur masuknya cahaya matahari dan menurunkan kelembaban di sekitar tanaman.
- Sanitasi Kebun
- Petik dan musnahkan buah yang menunjukkan gejala bercak (petik bubuk) agar penyakit tidak menular ke buah sehat.
- Pemupukan Berimbang
- Berikan pupuk yang cukup (N, P, K) untuk meningkatkan daya tahan tanaman terhadap penyakit.
- Pengaturan Jarak Tanam
- Pastikan jarak tanam tidak terlalu rapat untuk menghindari kelembaban tinggi.
2. Pengendalian Biologis
- Selanjutnya bisa juga dengan menggunakan agens hayati seperti Trichoderma spp. untuk mengendalikan jamur patogen di tanah dan sekitar tanaman.
3. Pengendalian Kimiawi (Fungisida)
- Fungisida Tembaga
- Gunakan fungisida tembaga (seperti tembaga hidroksida atau tembaga oksiklorida) yang cukup efektif mengatasi bercak daun dan buah.
- Fungisida Kontak/Sistemik
- Aplikasikan fungisida berbahan aktif mankozeb atau klorotalonil jika serangan cukup parah, terutama saat musim hujan.
4. Penanganan Pasca Panen
- Pisahkan buah kopi yang terserang dari buah sehat saat panen agar tidak merusak kualitas biji kopi.
BACA JUGA:Bahaya Jika Kebanyakan, Berapa Gelas Minum Kopi Sehari yang Aman Bagi Kesehatan?
Jenis Pupuk Tanaman Kopi dan Waktu Pemberian
Berikut ini adalah jenis pupuk untuk tanaman kopi:
- Fase Vegetatif (Pertumbuhan)
- Membutuhkan unsur Nitrogen tinggi (Urea/ZA) untuk merangsang pertumbuhan daun dan batang.
- Fase Generatif (Pembuahan)
- Membutuhkan KCL dan pupuk dengan kandungan Fosfat dan Kalium tinggi (MKP) untuk mencegah kerontokan bunga/buah dan meningkatkan kualitas biji.
- Pupuk Organik
- Kotoran kambing atau ayam yang difermentasi sangat disarankan untuk memperbaiki struktur tanah.
BACA JUGA:Kamu Pecinta Kopi? Ini 5 Minuman Kopi Terenak di Dunia, Boleh Dicoba
Panduan Dosis (Contoh per Tanaman)
- Tahun Pertama: 25g Urea, 25g SP-36, 20g KCl.
- Tahun Kedua: 150g Urea, 50g SP-36, 40g KCl.
- Tahun Ketiga ke atas: 75g-100g+ Urea, 70g+ SP-36, 40g+ KCl (disesuaikan dengan umur dan kondisi tanaman).
Tips Pemupukan Tanaman Kopi
- Pemberian pupuk sebaiknya dilakukan saat tanah lembap agar nutrisi mudah diserap.
- Metode kocor menggunakan KCL dan NPK Mutiara efektif untuk efisiensi penyerapan saat pengisian buah.
- Pemupukan rutin dengan pupuk organik seperti ampas kopi atau kompos bisa ditambahkan untuk hasil optimal.
BACA JUGA:Takaran Harian dan Bahaya Minum Kopi Berlebihan Bagi Ibu Hamil
Itulah informasi mengenai cara mengatasi penyakit bercak buah cercospora. Semoga bermanfaat, ya!
(Putri Nurhidayati)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

