Iklan RBTV

Dihantam Angin Puting Beliung, Puluhan Rumah di Kepahiang Rusak

Dihantam Angin Puting Beliung, Puluhan Rumah di Kepahiang Rusak

Angin puting beliung merusak puluhan rumah di Kepahiang--

KEPAHIANG, RBTVCamkoha.com - Suasana pilu menyelimuti Desa Sosokan Taba, Kecamatan Muara Kemumu Kabupaten Kepahiang, setelah bencana angin puting beliung menerjang permukiman warga pada Selasa (28/4).

Hujan deras disertai angin kencang yang datang tiba-tiba membuat warga panik berlarian menyelamatkan diri saat atap rumah beterbangan diterjang badai.

Bencana alam ini mengakibatkan sedikitnya 28 rumah warga rusak. Sebagian besar pada bagian atap yang roboh bahkan terlepas dan melayang terbawa angin. Tangisan dan kepanikan warga pecah ketika suara gemuruh angin menghantam rumah-rumah mereka tanpa ampun.

Korban terdampak antara lain Heri Romansyah, Eko, Bandi Iskandar, Leli, Hermanto, Abdul Koyum, Joni Prantaa, Aisa, Sirni, Rusli, Marya, Fauzi, Supandi, Ali Idham, Armawi, Yasima, Trisno, Hazun Fuandy, Cik Hum, Amri Karno, Samsun Japri, Roli Andesi, Suharman, Andi, Sudianto Hadinata, Sariyawati, Sukma, hingga Endra.

BACA JUGA:Tabel Angsuran KUR BCA Pinjaman Rp 50 Juta dan Tips Pengajuan Supaya Disetujui Bank

Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Kepahiang, bencana terjadi setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut sejak Selasa siang hingga malam hari. Cuaca ekstrem yang berlangsung cukup lama memicu munculnya angin puting beliung yang memorak-porandakan permukiman di tiga dusun sekaligus.

Kepala Pelaksana BPBD Kepahiang, Hendra, mengaku mendapatkan informasi tersebut tim TRC BPBD langsung turun ke lokasi untuk melakukan pendataan dan asesment terhadap rumah warga yang terdampak.

“Hujan lebat disertai angin puting beliung dengan durasi cukup lama menyebabkan atap rumah roboh dan melayang. Saat ini petugas masih melakukan pendataan,” ujarnya.

BACA JUGA:Angsuran Toyota Yaris Mulai Rp 7 Jutaan er Bulan, Segini DP yang Harus Dibayar

Data sementara, bencana menerjang Dusun 1, Dusun 2, dan Dusun 3 Desa Sosokan Taba. Puluhan keluarga kini harus menghadapi malam dengan kondisi rumah rusak dan penuh kekhawatiran.

Sejumlah warga terlihat berusaha menyelamatkan barang-barang yang masih bisa digunakan. Ada yang memunguti seng berserakan di halaman, ada pula yang hanya bisa duduk termenung melihat rumah mereka rusak diterjang angin.

Hingga saat ini, warga Desa Sosokan Taba masih berharap adanya bantuan cepat untuk memperbaiki rumah mereka yang rusak akibat amukan puting beliung.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: