Cara Membersihkan Rantai dan Komponen CVT Motor Matic Tanpa Harus ke Bengkel
--
NASIONAL, RBTVCamkoha.com - Menjaga performa motor tidak selalu harus dilakukan di bengkel, beberapa perawatan sederhana bisa dilakukan sendiri di rumah, termasuk membersihkan rantai dan komponen CVT.
Perawatan rutin pada kedua bagian ini sangat penting karena berpengaruh langsung terhadap kenyamanan berkendara dan respons tarikan mesin.
Untuk motor bertransmisi CVT (matic), servis dan pembersihan CVT disarankan setiap 5.000 km.
Sementara itu, rantai pada motor manual sebaiknya dibersihkan dan dilumasi setiap sekitar 500 km atau minimal satu kali dalam sebulan.
BACA JUGA:Cara Ampuh Menghilangkan Jamur Kaca Mobil Menggunakan Bahan Rumahan
Cara Membersihkan Rantai dan Komponen CVT Motor Matic
Berikut adalah langkah-langkah pembersihan yang dapat Anda ikuti.
1. Membersihkan dan melumasi rantai motor
Rantai yang kotor dapat menimbulkan gesekan berlebih sehingga tenaga mesin tidak tersalurkan secara optimal ke roda belakang, akibatnya performa motor terasa lebih berat dan konsumsi bahan bakar bisa meningkat.
Sebelum memulai, siapkan beberapa peralatan seperti chain cleaner, sikat gigi bekas atau sikat rantai khusus, kain lap bersih, dan chain lube sebagai pelumas.
Langkah pertama, posisikan motor menggunakan standar tengah agar roda belakang dapat berputar dengan bebas.
Setelah itu, semprotkan chain cleaner ke seluruh bagian rantai secara merata. Putar roda belakang perlahan sambil menyikat rantai untuk menghilangkan debu, pasir, dan kotoran yang menempel.
Setelah bersih, lap rantai hingga kering menggunakan kain bersih. Langkah terakhir adalah menyemprotkan chain lube secara merata sambil memutar roda belakang.
Hindari penggunaan oli bekas sebagai pelumas karena justru membuat kotoran lebih mudah menempel dan mempercepat keausan rantai.
BACA JUGA:Tips Menguras Coolant Radiator Mobil Tanpa ke Bengkel agar Mesin Tidak Overheat
2. Membersihkan komponen CVT motor matic
Pada motor matic, debu hasil gesekan V-belt sering menumpuk di dalam rumah CVT. Jika dibiarkan, kotoran ini dapat menyebabkan tarikan terasa berat, muncul getaran, atau gejala gredek saat motor digunakan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

