Gubernur Bengkulu Disandera Kelompok Radikal Berhasil Diselamatkan Kopassus
Simulasi penyelamatan Gubernur Bengkulu yang dilakukan pasukan Kopassus--
BENGKULU, RBTVCamkoha.com - Pasukan elit TNI-AD komando Pasukan Khusus (Kopassus) kembali turun tangan ke Provinsi Bengkulu. Kali ini pasukan baret merah tersebut beraksi di komplek perkantoran Pemprov Bengkulu untuk menyelamatkan Gubernur Bengkulu dari kelompok radikal yang menyandera Gubernur.
Dentuman senapan dan ledakan bom terdengar beberapa kali dalam aksi penyelamatan yang melibatkan penembak runduk tersebut. Operasi penyelamatan ini berlangsung cepat. Tidak begitu lama, pasukan Kopassus berhasil melumpuhkan kelompok radikal dan menyelamatkan Gubernur Bengkulu.
Operasi penyelamatan ini bukanlah kejadian sebenarnya, melainkan simulasi latihan yang digelar Kopassus di kantor Gubernur Bengkulu pada Kamis pagi.
BACA JUGA:13 Tim Negara Sudah Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Dalam simulasi digambarkan, Gubernur Helmi Hasan menjadi tawanan kelompok radikal yang berhasil kabur dalam operasi di Danau Dendam Tak Sudah beberapa hari lalu.
Panglima Kopassus, Letjend TNI Djon Afriandi mengatakan kegiatan ini merupakan latihan penyelamatan dari Kopasus yang dalam skenario menyelamatkan sandera dari tangan kelompok radikal yang ingin menguasai Bengkulu sehingga pasukan kopasus turun tangan untuk melakukan tindakan.
Dalam operasi ini, pasukan disimulasikan melakukan operasi penyelamatan dengan bergerak cepat dan melumpuhkan musuh dari berbagai arah sehingga kelompok ini berhasil dilumpuhkan dan Bengkulu berhasil dibebaskan dari cengkeraman kelompok Radikal.
"Kedepan kami akan jadwalkan latihan lagi di Bengkulu. Karena selama ini Bengkulu jarang di lirik sedangkan Bengkulu berbatasan langsung dengan samudera dan berpotensi masuknya kelompok yang ingin menguasai bagian dari NKRI," terang Panglima Kopassus yang merupakan putra asli Bengkulu ini.
BACA JUGA:Pencari Kerja Merapat! Ada Lowongan Kerja BRI Life 2026, Cek Posisi di Sini
Sementara itu Gubernur Helmi Hasan menyampaikan apresiasi atas aksi cepat pasukan elit TNI-AD ini, dan ini merupakan motivasi bagi masyarakat Provinsi Bengkulu bahwa masyarakat Bengkulu juga bisa dan memiliki kesempatan untuk berkontribusi untuk negara.
Gubernur juga berharap latihan seperti ini bisa Kembali digelar di Bengkulu, karena Provinsi Bengkulu sudah membuktikan kelayakan untuk menjadi sarana latihan dari pasukan elit.
"Ini motivasi bagi kita, anak-anak kita dan menunjukkan bumi asal sangsaka merah putih layak dan kami harap kedepan akan ada lagi ada kesempatan agar bumi merah putih menjadi sarana latihan karena ini momentum promosi juga untuk kita," kata Gubernur Helmi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


