Iklan RBTV

Perbandingan Atap Spandek dan uPVC, Pertimbangkan Sebelum Memutuskan

Perbandingan Atap Spandek dan uPVC, Pertimbangkan Sebelum Memutuskan

Sebabaiknya pakai atap Spandek atau uPVC?--

NASIONAL, RBTVCamkoha.com - Memilih material atap bukan hanya soal harga, tetapi juga kenyamanan dan daya tahan dalam jangka panjang. Dua jenis atap yang paling sering digunakan adalah atap spandek dan atap uPVC. 

Sekilas keduanya sama-sama kuat dan banyak dipakai, tetapi masing-masing memiliki keunggulan yang berbeda. Supaya tidak salah pilih, simak perbandingan berikut ini.

1. Material Pembuatnya Berbeda

Atap uPVC dibuat dari bahan Unplasticized Polyvinyl Chloride, yaitu plastik berkualitas tinggi yang tidak mengandung logam. Material ini memiliki ketebalan sekitar 10–12 mm dan umumnya dilengkapi rongga udara di bagian dalam. Desain tersebut membuat atap menjadi lebih kokoh sekaligus mampu mengurangi panas dan suara dari luar.

Sementara itu, atap spandek dibuat dari campuran aluminium, seng, dan silikon. Bentuknya berupa lembaran logam bergelombang dengan ketebalan sekitar 0,3–0,5 mm sehingga lebih ringan dan mudah dipasang.

BACA JUGA:Cara Menghilangkan Jamur di Dinding Rumah agar Bersih dan Tidak Mudah Muncul Lagi

2. Kenyamanan saat Cuaca Panas dan Hujan

Jika kenyamanan menjadi prioritas utama, atap uPVC memiliki nilai lebih. Rongga udara di dalamnya membantu mengurangi panas matahari yang masuk ke dalam ruangan. Hasilnya suhu di bawah atap terasa lebih sejuk tanpa harus bergantung sepenuhnya pada pendingin ruangan.

Selain itu suara hujan yang mengenai atap uPVC juga jauh lebih pelan sehingga aktivitas di dalam bangunan tetap nyaman.

Sebaliknya, atap spandek cenderung menyerap panas karena berbahan logam. Ketika cuaca terik ruangan di bawahnya bisa terasa lebih panas, saat hujan deras suara benturan air pun terdengar cukup nyaring.

3. Ketahanan terhadap Karat

Salah satu keunggulan terbesar atap uPVC adalah tidak berkarat. Material ini tahan terhadap kelembapan, air hujan, hingga udara laut yang mengandung garam. Karena itu atap uPVC sering dipilih untuk bangunan di wilayah pesisir maupun kawasan industri.

Di sisi lain, atap spandek tetap memiliki risiko korosi apabila lapisan pelindungnya rusak atau tergores. Jika tidak dirawat dengan baik, karat dapat muncul dan memengaruhi usia pakai atap.

BACA JUGA:Cara Mengusir Semut Tanpa Bahan Kimia, Ampuh dengan Bahan Alami di Rumah

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: