Iklan RBTV

Polisi Bubarkan Remaja Nongkrong hingga Temukan Ekor Pari dan Senpi Mainan

Polisi Bubarkan Remaja Nongkrong hingga Temukan Ekor Pari dan Senpi Mainan

Polresta Bengkulu rutin menggelar razia malam minggu.--

BENGKULU, RBTVCamkoha.com - Petugas gabungan Polresta Bengkulu terus berupaya menciptakan situasi Kamtibmas di Kota Bengkulu. Sabtu malam, petugas kembali merazia ke sejumlah lokasi.

Selain menyasar kepada geng-geng motor atau gengster, balap liar yang meresahkan warga Kota Bengkulu, petugas juga menyasar lokasi yang ramai menjadi tempat remaja nongkrong hingga larut malam.

Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol. Rahmad Hidayat melalui Kasi Humas Polresta Bengkulu, Iptu Endang Sudrajat menegaskan jika kegiatan razia ini dilakukan merespon laporan masyarakat. Selain itu juga perintah langsung Kapolda Bengkulu untuk menjaga Kota Bengkulu agar selalu aman.

BACA JUGA:Daftar Uang Kuno Paling Mahal di Dunia yang Paling Dicari Kolektor

Dalam kegiatan ini, setidaknya ada enam lokasi yang didatangi petugas. Mulai dari Kawasan Kampung Bali, Jembatan Elevated Danau dendam, Kompi, Jalan Tribrata, Pariwisata Pantai Panjang hingga Jalan Cilliwung Kota Bengkulu.

Kapolresta menyebut, lokasi area tersebut didatangi petugas setelah disinyalir sering dijadikan tempat remaja nongkrong, hal tersebut dibuktikan saat didatangi petugas masih saja ditemukan hal tersebut termasuk sembari minum tuak atau lainnya.

Para remaja yang kedapatan masih nongkrong hingga larut malam, termasuk minuk tuak dan lainnya pun langsung dibubarkan dan diminta pulang kerumahnya masing-masing usai dilakukan pemeriksaan.

Kemudian di salah satu lokasi di Lempuing, petugas mendapati seorang pria berinisial NP warga Jembatan Kecil Kota Bengkulu dalam pengaruh minuman keras membawa campuk ekor pari dan mainan senjata api.

BACA JUGA:Bongkar Warung, Pengangguran Asal Lais Ditangkap Polsek Ratu Samban

Dia langsung diamankan di Polresta Bengkulu untuk pemeriksaan guna mengetahui motipnya.

"Kita rutin melakukan kegiatan razia untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas. Selain balap liar, geng motor atau gengster menjadi target utama," ujar Iptu. Endang.

Ditambahkan Iptu.Endang pihaknya terus menghimbau kepada orang tua untuk selalu mengawasi pergaulan anaknya agar tidak termasuk atau tergabung geng-geng yang meresahkan warga Kota Bengkulu.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: