Sudah Tahu Belum? Ternyata Ini 5 Tanda Rezeki yang Berkah Menurut Islam
--
NASIONAL, RBTVCamkoha.com – Ada sejumlah ciri-ciri yang terlihat dari rezeki yang berkah dalam Islam. Apa saja itu?
Pada dasarnya, rezeki ada yang baik atau yang buruk, hal ini tergantung cara mengambilnya.
BACA JUGA:Lowongan Kerja Bank Indonesia 2026: Ini Syarat, Jurusan dan Cara Daftar
Rezeki yang berkah tentu akan mendatangkan banyak kebaikan. Sementara rezeki yang buruk karena cara mengambilnya yang buruk.
Allah SWT berjanji akan memberikan keberkahan kepada mereka yang mencari rezeki dengan cara yang benar dan jujur.
Dalam Al-Qur'an, Allah SWT berfirman:
يَأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَتِ مَا رَزَقْنَكُمْ وَاشْكُرُوا لِلَّهِ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ (۱۷۲)
Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, makanlah dari rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu, dan bersyukurlah kepada Allah, jika hanya kepada-Nya kamu menyembah." (QS al-Baqarah: 172).
Lantas, seperti apa tanda-tanda rezeki yang berkah?
BACA JUGA:Petaka Mulai Hantam RI, Ini Daftar Daerah yang Dilanda Karhutla
Tanda-tanda Rezeki yang Berkah
Berikut ini adalah beberapa tanda rezeki yang berkah:
1. Didapat dengan Cara Halal
Rezeki yang berkah didapatkan dengan cara yang halal. Bahkan, rezeki termasuk dalam bagian dari takdir dan ketentuan Allah.
Apabila telah ditetapkan bahwa seseorang akan mendapatkan rezeki melalui usaha dan kerja kerasnya, maka Allah akan memberikan jalan serta kemampuan baginya untuk melakukan usaha tersebut.
Maka dari itu, segala rezeki yang telah ditakdirkan oleh Allah bisa diraih melalui ikhtiar dan kerja. Akan tetapi, jika rezeki itu diperoleh dengan cara yang tidak benar, maka pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari menjadi tidak halal.
Allah SWT berfirman dalam surah An-Najm ayat 39-41, Allah SWT berjanji akan memberikan balasan sesuai apa yang diusahakan hamba-Nya.
وَأَن لَّيْسَ لِلْإِنسَٰنِ إِلَّا مَا سَعَىٰ وَأَنَّ سَعْيَهُۥ سَوْفَ يُرَىٰ ثُمَّ يُجْزَىٰهُ ٱلْجَزَآءَ ٱلْأَوْفَىٰ
Artinya: Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya. Dan bahwasanya usaha itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya). Kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

