Banyak yang Bertanya, Apakah Nabi Muhammad SAW Memiliki Saudara Kandung?
--
NASIONAL, RBTVCamkoha.com – Nabi Muhammad SAW adalah suri teladan bagi umat Islam. Lantas, apakah beliau memiliki saudara kandung?
Nabi Muhammad SAW berasal dari golongan terhormat di Kaum Quraisy yang saat itu menjadi pemegang kunci Ka'bah.
BACA JUGA:6 Penyebab Uban Muncul Lebih Cepat, Begini Cara Mengatasinya
Walaupun kala itu dunia Arab masih diselimuti kejahiliahan, namun orang-orang terdekat Nabi SAW diketahui punya akhlak mulia.
Menurut keterangan Syaikh Shafiyyurrahman al-Mubarakfuri dalam bukunya, Sirah Nabawiyah, silsilah Nabi Muhammad SAW bisa dirujuk hingga Nabi Ibrahim. Beliau diketahui tersambung secara darah melalui Ismail bin Ibrahim.
Dalam menjalani kehidupan, Rasulullah SAW dikelilingi orang-orang hebat yang memegang teguh ajaran Islam.
Sebut saja Khadijah RA sebagai permulaan, ia merupakan seorang wanita saudagar kaya dari keluarga terpandang yang diperistri Nabi Muhammad SAW.
BACA JUGA:Begini Cara Rasulullah SAW Tertawa, Patut Diteladani untuk Semua Muslim
Yatim Sejak Kecil
Dalam riwayat, Nabi Muhammad SAW menjadi anak yatim sejak lahir.
Sang Ayah, Abdullah bin Abdul Muthalib, meninggal saat Nabi Muhammad berusia 2 bulan dalam kandungan.
Ketika usia 6 tahun, Rasulullah SAW diajak sang ibu, Aminah untuk pergi berziarah ke makam ayahnya. Namun, di perjalanan sang ibu kemudian mendadak sakit hingga meninggal dunia.
Artinya, Nabi Muhammad SAW menjadi yatim piatu di usia 6 tahun. Kemudian, Muhammad kecil diserahkan kepada kakeknya Abdul Muthalib.
Itu artinya, Rasulullah sudah menjadi yatim piatu sejak dirinya masih kanak-kanak. Dengan begitu, Nabi Muhammad SAW tidak memiliki saudara kandung. Akan tetapi, Rasulullah memiliki saudara persusuan.
BACA JUGA:Cara Makan ala Rasulullah SAW, Sehat dan Patut Dicontoh!
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

