Perlu Ditiru, Ini Cara dan Posisi Tidur ala Rasulullah SAW
--
NASIONAL, RBTVCamkoha.com – Tidur adalah cara manusia untuk mengistirahatkan tubuhnya setelah lelah beraktivitas seharian.
Ketika tidur, ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan agar mendapatkan istirahat yang berkualitas. Salah satunya posisi tidur yang baik dan benar.
Rasulullah Muhammad SAW dikenal sebagai suri teladan umat Islam telah mencontohkan bagaimana posisi tidur yang baik.
Dengan demikian, sebagai umat muslim tidak boleh lagi tidur dengan arah yang sembarangan.
Adapun penjelasan khusus mengenai posisi tidur Rasulullah SAW termaktub dalam hadis berikut:
إِذَا أَتَيْتَ مَضْجَعَكَ فَتَوَضَأْ وُضُوءَكَ للصَلاةِ، ثُمَّ اضْطَّجِعْ على شِقِّكَ الأَيْمَنِ
Artinya: “Jika engkau hendak menuju tempat tidurmu (untuk tidur), maka berwudhulah seperti engkau berwudhu untuk shalat, kemudian berbaringlahlah di rusukmu (bagian tubuhmu) sebelah kanan.” (HR al-Bukhari dan Muslim).
BACA JUGA:Jangan Pakai Lama! Buruan Daftar Lowongan Kerja KAI Services, Ini Persyaratannya
Berdasarkan dengan hadis tersebut, Imam Nawawi dalam kitabnya Syarah Shahih Muslim menjelaskan bahwa posisi tidur yang dianjurkan adalah bertumpu pada tubuh bagian kanan. Sebab, Rasulullah SAW suka melakukan segala baik dengan bagian kanan.
Misalnya, makan dengan tangan kanan, membasuh anggota wudhu mulai dari bagian kanan, dan sebagainya.
Tidur dengan bertumpu pada tubuh bagian kanan juga memudahkan untuk bangun, sehingga tidak sulit ketika dibangunkan orang lain. (Imam Yahya bin Syaraf an-Nawawi, Syarah Shahih Muslim, juz 17, halaman: 32).
BACA JUGA:Jangan Sampai Kamu Termasuk, Ini 5 Tanda Rezeki yang Tidak Berkah Dalam Islam
Menghadap Kiblat
Menurut sumber lain, bukan hanya bertumpu pada tubuh bagian kanan, posisi tidur juga dianjurkan menghadap kiblat.
Cara dan posisi tidur seperti ini dilakukan Rasulullah SAW. Hal tersebut bisa diketahui dari hadis yang diriwayatkan Sayyidah ‘Aisyah.
كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيه وسَلَّم يَأْمُرُ بِفِرَاشِهِ فَيُفْرَشُ لَهُ، فَيَسْتَقْبِلُ الْقِبْلَةَ، وَإِذَا آوَى إِلَيْهِ تَوَسَّدَ كَفَّهُ الْيُمْنَى
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

