Dari Limbah Dapur Menjadi Pupuk Cabai! Begini Cara Memanfaatkan Kulit Bawang
Cara memanfaatkan kulit bawang menjadi pupuk.--
NASONAL, RBTVCamkoha.com – Kulit bawang merah dan putih umumnya termasuk dalam sampah dapur yang langsung dibung setelah selesai memasak.
Namun, siapa sangka, limbah yang tampaknya sepele ini masih bisa dimanfaatkan untuk membantu merawat tanaman, termasuk cabai yang ditanam disekitar rumah.
Kulit bawang bisa diubah menjadi larutan yang digunakan sebagai pupuk tambahan untuk membantu pertumbuhan tanaman. Kandungan zat dan mineral didalamnya membuat bahan yag selama ini dianggap sebagai limbah tersebut kini bisa dimanfaatkan lagi untuk merawat tanaman.
Pemanfaatannya bisa dilakukan denan cara yang mudah dan tidak memerlukan bahan-bahan yang sulit untuk dicari.
Selain membantu mengurangi sampah dari dapur, mengubah limbah kullit bawang menjadi pupuk merupakan sebuah pllihan mudah bagi masyarakat yang ingin menggunakan bahan-bahan alami yang ada disekitar rumah.
BACA JUGA:Resep Gulai Tunjang Khas Padang, Sedap Bumbunya Bikin Nambah Nasi
Lantas, apa saja kandungan kulit bawang dan bagaimana cara mengolah serta pengaplikasian nya untuk tanaman cabai?
1. Kandungan Kulit Bawang Yang Bermanfaat Untuk Tanaman
Kulit bawang merah dan bawang putih yang selama ini sering dianggap sebagai sampah dapur ternyata memiliki beberapa zat yang bisa dimanfaatkan untuk membantu merawat tanaman.
Kulit bawang memiliki kandungan senyawa seperti flavonoid dan berbagai senyawa antioksidan, serta beberapa mineral yang dibutuhkan oleh tanaman.
Di kulit bawang merah terdapat senyawa flavonoid seperti quercetin dan beberapa zat yang mengatur pertumbuhan tanaman, seperti auksin, giberelin, serta sitokinin.
Kulit bawang putih juga mengandung berbagai senyawa aktif biologis yang membuatnya bisa digunakan sebagai bahan alami dalam merawat tanaman.
Selain zat-zat tersebut, kulit bawang juga memiliki kandungan mineral seperti kalium, magnesium, dan kalsium. Kandungan tersebut adalah alasan mengapa kulit bawang bisa digunakan sebagai bahan organik, baik untuk membuat pupuk organik cair maupun diolah menjadi kompos.
Pemanfaatan kulit bawang dalam tanaman cabai juga pernah diteliti. Penelitian yang terbit di Jurnal Ilmiah Respati menyatakan bahwa pemakaian kompos dari kulit bawang merah yang dicampur dengan pupuk NPK berdampak pada beberapa parameter pertumbuhan tanaman cabai rawit, seperti tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah bunga, serta berat tanaman.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

