Iklan RBTV

Pasanganmu Terlihat Dingin? Bisa Jadi Ini Tanda Avoidant Attachment

Pasanganmu Terlihat Dingin? Bisa Jadi Ini Tanda Avoidant Attachment

Tanda Avoidant Attachment--

NASIONAL, RBTVCamkoha.com - Pasangan tiba-tiba menjauh ketika hubungan mulai terasa semakin dekat? Atau mungkin kamu sendiri sering merasa tidak nyaman ketika seseorang terlalu masuk ke dalam kehidupanmu?

Bisa jadi hal tersebut berkaitan dengan avoidant attachment, istilah ini belakangan cukup sering muncul di media sosial, terutama TikTok dan Instagram.

Banyak orang menggunakannya untuk menjelaskan pasangan yang sulit terbuka, terkesan dingin, atau lebih suka menghadapi semuanya sendirian.

Namun, avoidant attachment bukan sekadar seseorang yang cuek atau tidak romantis.

Ini merupakan salah satu bentuk gaya kelekatan tidak aman, ketika seseorang cenderung merasa kurang nyaman dengan kedekatan emosional dan memilih membuat jarak sebagai cara untuk menjaga dirinya.

BACA JUGA:Mendalami Quarter Life Crisis dan Cara Menghadapinya

Tanda Avoidant Attachment

Seperti apa tanda-tandanya?

Seseorang dengan kecenderungan avoidant attachment biasanya terlihat sangat mandiri, dari luar mereka bahkan bisa tampak seperti orang yang tidak membutuhkan siapa pun. Padahal, menjaga jarak tersebut bisa menjadi cara untuk menghindari rasa rentan atau takut terluka.

Beberapa perilaku yang terlihat antara lain:

  • Lebih nyaman mengurus persoalan sendiri dan jarang meminta bantuan.
  • Sulit mengungkapkan perasaan, termasuk ketika sedang sedih, kecewa, atau membutuhkan dukungan.
  • Tidak terlalu nyaman dengan pelukan, perhatian berlebihan, atau bentuk kasih sayang yang intens.
  • Sering membutuhkan ruang pribadi yang cukup besar dalam hubungan.
  • Menghindari percakapan yang terlalu emosional karena merasa tidak nyaman membahas perasaan.
  • Cenderung mundur ketika hubungan mulai terasa terlalu serius atau dekat.
  • Sulit memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada pasangan.
  • Lebih memilih diam daripada membicarakan masalah yang sedang terjadi.
  • Bisa merasa terganggu ketika pasangan terlalu sering meminta kepastian atau kedekatan.
  • Sangat menjaga kebebasan dan merasa kehilangan ruang ketika hubungan terasa terlalu menuntut.

BACA JUGA:Mulai dari Rumah, Ini 5 Kebiasaan Sederhana untuk Mengurangi Sampah

Penyebab Muncul Avoidant Attachment

Pengalaman masa kecil memang sering menjadi salah satu faktor yang berpengaruh, misalnya seorang anak tumbuh dengan orang tua yang kurang peka terhadap kebutuhan emosional anak.

Ketika menangis atau membutuhkan perhatian, respons yang diterima mungkin justru berupa kritik atau tuntutan untuk segera mandiri.

Beberapa pengalaman yang juga dapat berpengaruh, seperti:

  • Kurangnya kehangatan dan dukungan emosional dari keluarga.
  • Kebiasaan menyimpan perasaan karena emosi dianggap tidak penting.
  • Sering mendapat kritik ketika menunjukkan kebutuhan atau kelemahan.
  • Kehilangan orang terdekat atau perubahan besar dalam keluarga.
  • Pengalaman hubungan yang menyakitkan ketika sudah dewasa.

BACA JUGA:Tanpa Oven! Begini Resep Cheeseecake Simpel Tanpa Oven dan Dijamin Berhasil

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: