Iklan RBTV

Jangan Cuma Lihat Harga, Ini Cara Membaca Label Nutrisi

Jangan Cuma Lihat Harga, Ini Cara Membaca Label Nutrisi

Cara baca label kemasan --

NASIONAL, RBTVCamkoha.com - Saat membeli makanan atau minuman kemasan, jangan hanya mengecek harga, cek juga label pada belakang kemasannya.

Label pada belakang kemasan ini sebenarnya sangat berguna untuk membantu kita mengetahui kandungan gizi dalam makanan yang akan dikonsumsi.

Dengan memahami cara membacanya, kita bisa lebih mudah memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan tubuh.

BACA JUGA:Less Sugar Jadi Tren, Benarkah Minuman Lebih Sehat? Begini Penjelasannya

Cara Baca Label Nutrisi di Produk Makanan dan Minuman

Tidak perlu bingung, berikut beberapa hal penting yang perlu diperhatikan saat membaca label nutrisi:

1. Perhatikan Takaran Saji

Hal pertama yang perlu dilihat adalah takaran saji atau serving size. Bagian ini menjadi dasar perhitungan kandungan gizi pada label. Berikut hal yang diperhatikan:

  • Angka gizi yang tercantum biasanya dihitung berdasarkan satu takaran saji.
  • Satu kemasan belum tentu hanya terdiri dari satu sajian.
  • Jika satu kemasan berisi dua sajian dan Anda menghabiskan semuanya, jumlah kalori, gula, lemak, dan zat gizi lainnya perlu dikalikan dua.

Jadi, jangan langsung menganggap angka pada label sebagai kandungan untuk seluruh isi kemasan.

BACA JUGA:Sering Mengalami Insomnia? Ini 6 Kebiasaan yang Bisa Membantu Memperbaiki Pola Tidur

2. Cek Jumlah Kalorinya

Energi total atau kalori menunjukkan banyaknya energi yang diperoleh tubuh dari satu takaran saji. Hal yang menjadi perhatian:

  • Perhatikan jumlah kalori jika sedang menjaga berat badan.
  • Bandingkan jumlah kalori dengan porsi yang benar-benar Anda konsumsi.
  • Semakin banyak porsi yang dimakan, semakin besar pula jumlah kalori yang masuk.

BACA JUGA:7 Kebiasaan Sepele yang Tanpa Disadari Bisa Merusak Kesehatan Ginjal Sejak Muda

3. Pahami %AKG

%AKG atau Persen Angka Kecukupan Gizi membantu menunjukkan seberapa besar kandungan zat gizi dalam satu sajian dibandingkan kebutuhan harian.

Sebagai patokan sederhana:

  • 5% AKG atau kurang dapat dianggap rendah.
  • 20% AKG atau lebih dapat dianggap tinggi.

Angka ini dapat membantu kita membandingkan beberapa produk sebelum memilihnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: