Musim Tanam saat Kemarau, Petani Lebong Diminta Hemat Air
Musim tanam di Kabupaten Lebong saat masih kemarau.--
LEBONG, RBTVCamkoha.com- Memasuki puncak musim kemarau, para petani di Kabupaten LEBONG terutama di wilayah yang menggunakan aliran air dari Embong III diminta efisien menggunakan air.
Untuk diketahui saat ini di banyak wilayah di Kabupaten Lebong memang sedang musim tanam. Karenanya kebutuhan air irigasi meningkat, sementara debit air di sejumlah sungai dan saluran irigasi mulai menyusut. Salah satunya di wilayah yang menggunakan aliran air Embong III.
BACA JUGA:Geger!!! Mayat Remaja di Telaga Hijau Kepahiang Ternyata Bukan Tenggelam tapi Korban Penganiayaan
Pemerintah Kabupaten Lebong melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bidang Sumber Daya Air mengimbau petani agar lebih bijak dalam mengatur dan menggunakan air irigasi.
Kabid SDA PUPR Lebong, Hazsaras Eko, mengatakan petani perlu mengatur pola tanam secara bergiliran dan tidak mengambil air secara berlebihan. Hal ini dilakukan agar distribusi air dapat merata ke seluruh area persawahan.
BACA JUGA:Harga Emas USB dan Galeri24 di Pegadaian Hari Ini Selasa 15 September, Termurah Rp 1,3 Juta
“Setelah dilakukkannya perbaikan irigasi Embong III ini, kita harap masyarakat lebih efisiensilah penggunaan sesuai dengan peruntukannya,” jelasnya.
Selain menghemat penggunaan air, kelompok tani juga diminta aktif menjaga kebersihan saluran irigasi dari sampah dan sedimentasi.
Petani juga diminta segera melaporkan jika terjadi kerusakan maupun kebocoran pada saluran irigasi.
“Kalau memang ada keluhan nanti dari masyarakat atau petani, aliran persawahannya tidak mencukupi atau debidnya kurang nanti kita akan segera turun untuk memetakan area persawahan tersebut,” tambah Hazsaras.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Selasa 15 September 2026 Turun Rp 10 Ribu, Buyback Turun Rp 15 Ribu
Pihaknya juga memprediksi kondisi kemarau masih akan berlangsung dalam beberapa pekan ke depan. Karena itu, pengelolaan air secara bijak dinilai penting untuk menjaga ketersediaan air bagi tanaman padi sekaligus mencegah risiko gagal panen akibat kekeringan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

