Sate Kambing Tidak Selalu Bikin Darah Tinggi, Ini Faktanya
Apa benar daging kambing bisa menyebabkan darah tinggi?--
NASIONAL, RBTVCamkoha.com - Sate kambing sudah lama dikenal sebagai makanan yang sering dikaitkan dengan tekanan darah tinggi. Banyak orang memilih membatasi makanan ini karena khawatir tekanan darah akan langsung melonjak setelah menyantapnya.
Apalagi ketika setelah makan sate muncul rasa pusing, badan terasa panas, atau jantung berdebar. Kondisi tersebut kemudian sering dianggap sebagai tanda bahwa daging kambing menyebabkan tekanan darah naik.
Padahal, hubungan antara sate kambing dan tekanan darah tidak sesederhana itu. Daging kambing merupakan salah satu sumber protein dan kandungan lemaknya bisa berbeda tergantung bagian daging yang dipilih.
Cara mengolahnya juga ikut menentukan kandungan lemak, natrium, dan kalori dalam makanan. Karena itu, kenaikan tekanan darah setelah makan sate tidak selalu bisa langsung disebabkan oleh daging kambingnya.
BACA JUGA:Suka Makan Toge? Ini Manfaatnya untuk Kesehatan Tubuh
Beberapa hal berikut justru perlu menjadi perhatian:
1. Bumbu dan garam yang berlebihan
Sate kambing biasanya disantap dengan kecap, sambal, garam, bumbu kacang, atau berbagai tambahan lainnya.
Jika digunakan terlalu banyak, asupan natrium dalam satu kali makan bisa menjadi tinggi. Pada sebagian orang, konsumsi natrium yang berlebihan dapat meningkatan tekanan darah.
2. Porsi makan yang terlalu banyak
Sate kambing memang mudah membuat orang lupa dengan jumlah yang sudah dimakan, beberapa tusuk bisa bertambah menjadi belasan.
Makan dalam jumlah banyak sekaligus juga dapat membuat perut terasa penuh, begah, dan tubuh menjadi kurang nyaman.
BACA JUGA:Jangan Abaikan Kesehatan Mata, Ini Cara Mudah Menjaganya
3. Makanan pendamping
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
