Mudik Gratis 2025 Pemprov Bengkulu, Gubernur Helmi Hasan Siapkan 150 Tiket untuk 5 Kota Tujuan
Armada yang akan digunakan untuk mudik gratis 2025 Pemprov Bengkulu--
BENGKULU, RBTV.DISWAY.ID - Mudik gratis 2025 Pemprov Bengkulu, Gubernur Helmi Hasan siapkan 150 tiket untuk 5 kota tujuan.
Pemerintah Provinsi Bengkulu menggelar program Mudik Gratis bagi warga yang ingin pulang kampung merayakan Lebaran 1446 H.
Program ini bertujuan membantu masyarakat agar bisa mudik dengan aman dan nyaman tanpa biaya, sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas saat arus mudik dan arus balik.
BACA JUGA:Bupati Mukomuko Cek 541 Unit Randis, Ini Hasil Temuannya
Untuk kelancaran program ini, Pemprov Bengkulu bekerja sama dengan operator transportasi. Tahun 2025 ini, tersedia 150 tiket mudik gratis dengan keberangkatan dari Kantor Gubernur Bengkulu pada 24 Maret 2025 menuju 5 kota tujuan.
"Awalnya hanya 100 tiket, alhamdulillah sekarang bertambah jadi 150 tiket. Mudik kali ini kami bekerja sama dengan PO Bus Putra Rafflesia," ujar Gubernur Helmi.
BACA JUGA:Mutasi di Tubuh Polri, Ini Daftar 10 Kapolda Baru dan 10 Polwan yang Diangkat Menjadi Kapolres
Dari pihak PO Bus Putra Rafflesia, Antoni Suliawan menyatakan dukungan penuh terhadap program ini sebagai bentuk kolaborasi pemerintah dan swasta dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Bengkulu.
"Rutenya ada 5 kota tujuan, yaitu Jakarta, Bandung, Palembang, Lampung, dan Padang. Kapasitas kursi disesuaikan dengan jumlah tiket yang tersedia," jelas Antoni.
Antoni juga menegaskan bahwa program ini mengusung slogan "Mudik Gratis Bersama Helmi Hasan, Insyaallah Aman Sampai Tujuan."
BACA JUGA:Polda Bengkulu dan Insan Pers Gelar Buka Bersama dan Berbagi Takjil di Ramadan 2025
Bagi masyarakat yang ingin mendaftar, cukup membawa KTP dan Kartu Keluarga (KK). Pendaftaran dibuka pada 24 Maret 2025 di lokasi yang telah ditentukan.
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


