Iklan RBTV

Diduga Ditelantarkan Oknum APH, Wanita Muda Asal Lebong Buat Dumas ke Polda Bengkulu

Diduga Ditelantarkan Oknum APH, Wanita Muda Asal Lebong Buat Dumas ke Polda Bengkulu

LA dan Kuasa hukumnya saat membuat Dumas ke Polda Bengkulu--

BENGKULU, RBTV.DISWAY.ID - Diduga ditelantarkan oknum, wanita muda buat pengaduan masyarakat (Dumas) ke Polda Bengkulu.

Didampingi kuasa hukumnya, Kamis (13/3) seorang wanita berinisial LA berusia 24 tahun warga Desa Tanjung Bunga 2 Kecamatan Lebong Tengah, membuat laporan pengaduan masyarakat atas dugaan penelantaran anak yang telah dilakukan oknum APH berinisial RR (24) yang merupakan suami sah dari pelapor.

BACA JUGA:Dikira Razia, Rupanya Polres Mukomuko Bersama Awak Media Lagi Berbagi Takjil

LA mengaku melaporkan sang suami lantaran tidak terima sudah ditelantarkan dalam kurun waktu kurang lebih kurang 2 tahun terakhir.

Penuturan LA seusai membuat Dumas di Polda Bengkulu, peristiwa penelantaran tersebut bermula saat dirinya dan sang suami menikah Kamis 21 September 2023 lalu.

"Satu tahun lebih kami menikah dan selema itu belum pernah dia (RR) memberikan nafkah kepada dirinya dan juga anaknya," jelas korban setelah membuat Dumas ke Polda Bengkulu.

BACA JUGA:Mudik Gratis 2025 Pemprov Bengkulu, Gubernur Helmi Hasan Siapkan 150 Tiket untuk 5 Kota Tujuan

Setelah dirinya menikah terlapor langsung pulang ke rumah orang tuanya, karena pernikahan mereka tidak mendapatkan persetujuan dari orang terlapor.

"Seusai menikah, RR (suami) kembali ke rumah orang tuanya, karena kami memang hubungan kami tidak mendapatkan restu dari orang tua suami," kata LA.

BACA JUGA:Bupati Mukomuko Cek 541 Unit Randis, Ini Hasil Temuannya

Bahkan selama masa pernikahan berlangsung terlapor tidak ada memberikan nafkah kepada dirinya baik nafkah lahir maupun nafkah batin.

Yang lebih parahnya lagi saat ini korban tidak dapat menghubungi nomor terlapor karena sudah di blokir, begitupun dengan media sosial korban yang juga sudah di blokir oleh terlapor.

"Setelah menikah kami tidak pernah bertemu. Bahkan saat ini saya tidak dapat menghubungi nomor maupun media sosialnya, karena saya sudah di blokir oleh dirinya (RR)," lanjut pelapor.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: