Parah! Harga Karet di Bengkulu Utara Terus Turun Sejak Usai Idul Fitri
Harga karet tingkat petani di Bengkulu Utara anjlok--
BENGKULU UTARA, RBTVDISWAY.ID – Petani karet di Kabupaten Bengkulu Utara mulai mengeluhkan turunnya harga jual karet.
Salah seorang petani di Kecamatan Arma Jaya Sukarman mengatakan, penurunan harga mulai terjadi pasca lebaran Idul Fitri.
BACA JUGA:Baru Meluncur! Begini Wajah Terbaru BAIC X55 II, Logo Diganti dan Harga Turun
Harga karet kering yang biasanya dijual di atas Rp 12.000 per kilogram, kini turun ke harga Rp 11.000 per kilogram.
Sedangkan harga karet basah yang biasanya bisa dijual dengan harga Rp 10.500 per kilogram, kini turun dikisaran harga Rp 9.000 per kilogram. Penurunan terjadi hingga Rp 1.500 per kilogram.
BACA JUGA:KUR BNI 2025, Ini Syarat dan Tabel Angsuran Pinjaman Rp 25 Juta dan Rp 50 Juta
Sukarman mengatakan, penurunan harga ini berdampak terhadap perekonomian para petani. Selain penurunan harga, produktivitas karet hasil panen juga mengalami penurunan dikarenakan faktor cuaca.
Sukarman mengaku ia biasanya bisa menampung 3 ton karet per minggu, kini hanya dikisaran 1,5 ton per minggu. Sukarman berharap harga karet tidak terus turun, karena penurunan harga ini mengikuti fluktuasi harga jual di tingkat pabrik.
BACA JUGA:Alhamdulillah Harga BBM Turun, Ini Daftar Harga BBM di Seluruh SPBU Berlaku Hari Ini 2 Mei 2025
“Harga karet sekarang parah turunnya pasca lebaran berkisar 1.500 rupiah per kilogramnya, kalau biasanya dijual di atas 12 ribu rupiah per kilogram, kini turun ke harga 11 ribu rupiah per kilogram. Untuk karet basah juga turun harga sebelum 10.500 rupiah per kilogram, kini turun dikisaran 9.000 rupiah per kilogram. Penyebabnya sendiri karena perubahan cuaca, harapannya harga segera stabil,” ujar Sukarman.
Novan Alqadri
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


