Xpander Disenggol Truk Lohan Pengangkut Semen, Andre Master: Saya Akan Lapor Perusahaan ke Polisi
Personel Satlantas menunjukan kondisi mobil-Novan-RBTV Disway
BENGKULU UTARA, RBTV.DISWAY.ID - Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan lintas barat (Jalinbar) Bengkulu Utara, tepatnya di Desa Giri Kencana, Kecamatan Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara, Minggu (18/5) sekitar pukul 16.30 WIB.
Sebuah mobil jenis Mitsubishi Xpander dengan nomor polisi BD 1061 CW yang dikendarai Andre Andrianto (49) warga Kelurahan Jembatan Kecil, Kecamatan, Singaran Pati, Kota Bengkulu, ringsek akibat disenggol oleh truk hino dengan nomor polisi BA 8171 QBU, yang dikendarai oleh Abdi Wardana (43) warga Desa Padang Serasan Kecamatan Pino Raya Kab Bengkulu Selatan.
BACA JUGA:Program Ketahanan Pangan Nasional, Bupati dan Kapolres Mukomuko Panen Raya Jagung
Kronologi kejadian kecelakaan bermula ketika Xpander berjalan dari arah Ketahun menuju ke arah Kabupaten Mukomuko.
Saat berada di jalan menanjak dan menikung, datang truk dari arah berlawanan. Bak truk lohan kemudian menyenggol bagian depan kanan Xpander, karena diduga terlalu dalam mengambil jalur kendaraan dari arah berlawanan atau terlalu ke kanan (mencuri badan jalan).
Akibatnya, Xpander mengalami kerusakan pada bumper depan dan spion sebelah kanan. Sedangkan truk mengalami kerusakan lecet pada bagian kerang sebelah kanan.
BACA JUGA:Portofolio Sustainable Finance BRI Tembus Rp 796 Triliun, Terbesar di Indonesia
Atas kejadian ini, Kasat Lantas Polres Bengkulu Utara AKP. Melisa, mengatakan kedua kendaraan saat ini masih diamankan di Polsek Ketahun.
Kedua pengemudi masih mengupayakan jalur mediasi untuk menyelesaikan perkara kecelakaan tersebut.
“Info awal yg terlibat laka masih diamankan di polsek. Untuk keterangan hanya kerugian material tidak ada korban jiwa. Masih dilakukan mediasi, apa mau dilaporkan atau diselesaikan secara kekeluargaan. Nanti kalau ada perkembangan saya infokan,” sampai Kasat Lantas, Senin (19/5).
BACA JUGA:Harga Terbaru Jual Beli Emas Online Hari Ini, Mulai dari Rp 50 Ribu
Sementara itu, upaya mediasi yang dilakukan antar kedua pengemudi kendaraan hingga saat ini belum menemui kesepakatan.
Andre selaku pemilik Xpander, saat dikonfirmasi RBTV, mengatakan kalau estimasi biaya kerusakan atas kendaraannya itu berada di angka hingga Rp 15 juta.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


