Iklan RBTV

Senin Malam, 6 Debt Collector Mobil Pulang ke Rumah Setelah Dimintai Keterangan

Senin Malam, 6 Debt Collector Mobil Pulang ke Rumah Setelah Dimintai Keterangan

Setelah dimintai keterangan di Mapolda Bengkulu, 6 debt collector diizinkan pulang ke rumah--

BENGKULU, RBTVDISWAY.ID - Setelah dimintai keterangan oleh penyidik Polda Bengkulu, 6 debt collector mobil akhirnya bicara. 

HA (46) salah satu dari 6 orang itu membenarkan jika dirinya bersama dengan lima orang temannya sempat diamankan oleh penyidik Jatanras Polda Bengkulu untuk dimintai keterangan.

Mereka diamankan lantaran melakukan penagihan kendaraan yang diduga menunggak di parkiran Hotel Mercure Bengkulu, pada Senin (9/6). 

Saat melakukan penagihan tersebut, terjadi cekcok mulut antara pihak debt colector dan pemilik kendaraan.

"Kita kemarin memang ada dipanggil penyidik Jatanras Polda Bengkulu untuk dimintai keterangan terkait dengan keributan di parkiran Hotel Mercure," ujar HA kepada rbtvdisway.id.

BACA JUGA:Pendapatan Berkurang Tak Sanggup Lagi Bayar Kredit Mobil, Begini Caranya agar Mobil Tidak Ditarik Leasing

Ketika cekcok mulut tersebut, pihak hotel dan para tamu hotel merasa terganggu sehingga pihak hotel meminta bantuan Polda Bengkulu untuk mengamankan suasana.

"Kemungkinan saat itu pihak hotel merasa terganggu dan meminta bantuan Polda Bengkulu untuk ditengahi dan kemudian kami di bawa ke Polda Bengkulu untuk dimintai keterangan," lanjut HA.

Ketika dimintai keterangan oleh polisi, mereka menunjukkan bukti-bukti legalitas mereka dalam melakukan penagihan dan saat itu surat yang ditunjukkan sudah memenuhi persyaratan.

"Saat itu, kami temui baik-baik dan menunjukkan surat-surat legalitas perusahaan serta surat tugas dari perusahaan untuk menagih (tunggakan) kendaraan yang digunakannya," kata HA.

BACA JUGA:Jika Mobil atau Motor Ditarik Leasing, Apa yang Harus Dilakukan?

Bahkan pada saat kendaraan tersebut dihampiri oleh debt colector, mobil tersebut diduga menggunakan nomor polisi palsu dan saat dilakukan pemeriksaan nomor rangka dan nomor mesin, pemilik mengakui jika mobil itu dibelinya dengan status surat sebelah (STNK saja).

"Mobil itu surat sebelah (STNK saja) dan saat kami jumpai di parkiran hotel, nomor polisi yang digunakannya palsu," pungkas HA.

BACA JUGA:Terbongkar Jadwal DC Lapangan Shopee PayLater Datangi Rumah Nasabah yang Gagal Bayar

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: