Iklan RBTV

Cuaca Kurang Bersahabat, Petani Cabai di Lebong Meradang, Berharap Harga Naik

Cuaca Kurang Bersahabat, Petani Cabai di Lebong Meradang, Berharap Harga Naik

--

LEBONG, RBTVDISWAY.ID - Saat ini Kabupaten Lebong sedang mengalami musim pancaroba. Kondisi ini menyebabkan tanaman khususnya cabai rentan terkena penyakit hama dan fungi, sehingga membuat cabai banyak busuk dan rontok.

 

Imbasnya, ongkos perawatan tanaman cabai meningkat jadi 2 kali lipat dikarenakan tanaman cabai harus mendapat penanganan ekstra, mulai dari penggunaan racun hama dan fungisida.

BACA JUGA:Ini Risiko Terberat dan Bahaya Kalau Galbay di Pinjol Cairin! Cek juga Simulasi Pinjaman Rp 1,2 Juta per Bulan

Disampaikan salah seorang petani di Kabupaten Lebong, Rahman, jika saat ini harga cabai di tingkat petani yang dibeli oleh pengepul dihargai antara 24 hingga 25 ribu rupiah per kilogramnya.

 

Dengan harga tersebut, menurutnya tidak bisa meng-cover ongkos perawatan tanaman cabai. Jika masih untung, itupun tidak sebanding dengan tenaga yang dikeluarkan dari biaya awal tanam hingga panen.

BACA JUGA:Gubernur Helmi Hasan Resmikan Titik Nol Pembangunan Jalan Provinsi di Seluma, Ini Lokasinya

Sehingga petani berharap ke depan harga cabai di tingkat pengecer bisa mengalami kenaikan, sehingga petani bisa menjual ke para pengepul dengan harga yang relatif lebih tinggi dibanding dengan sekarang.

 

“ Kalau harga cabai dari kita tingkat petani  itu dihargai antara 24 hingga 25 ribu rupiah per kilogramnya. Dampaknya kita tidak bisa meng-cover ongkos perawatan tanaman cabai. Jika masih untung, itupun tidak sebanding dengan tenaga yang dikeluarkan. Harapan kami harga cabai di tingkat pengecer bisa mengalami kenaikan terus,”ujar Rahman Albar.

 

Reko Muhardi

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait