Cegah Kekerasan di Sekolah, Ini yang Dilakukan Disdikbud Kota Bengkulu
Siswa Sekolah di Kota Bengkulu --
BENGKULU, RBTVDISWAY.ID - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota BENGKULU, terus memperkuat peran Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di satuan Pendidikan.
Peran TPPK perlu diperkuat, apalagi pasca terjadinya kasus pembunuhan terhadap orang tua kandung oleh salah seorang anak yang diduga kerap mengalami bullying selama di sekolah.
Sehingga membuat anak yang bersangkutan dirawat di RSKJ Soeprapto Bengkulu sejak 2023 lalu.
BACA JUGA:Harga Emas di Pegadaian Hari Ini 7 Agustus 2025 Melemah, Antam Vs Galeri24 Mana Paling Murah?
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Dikbud Kota Bengkulu, Denny Apriansyah menyampaikan, pihaknya sudah mengantisipasi bullying di Kota Bengkulu, yakni dengan membentuk tim pencegahan kekerasan dalam satuan pendidikan, yang ada di setiap SD dan SMP.
Kedepan dengan adanya kejadian itu, pihaknya bersama Walikota Bengkulu, kembali memperkuat peran TPPK, guna mencegah hal serupa tidak terulang lagi.

Disdikbud Kota Bengkulu --
Disamping itu Denny pun meminta kepada murid maupun orang tua untuk segara melaporkan, baik kepada pihak sekolah maupun kepolisian jika menerima perlakuan bullying.
BACA JUGA:Tabel KUR BSI 2025 Khusus PPPK, Ini Simulasi Cicilan Pinjaman Plafon Rp50 juta-Rp150 juta Lengkap
“Bahkan sudah ada sosialisasi tim pencegahan dan penanganan kekerasan dalam satuan pendidikan, ini sudah dibentuk dan Alhamdulillah semua tim yang ada di TK, SD, dan SMP itu semua setiap sekolah sudah ada kecuali TK, karena TK pakai gugus. Nah kita akan memperkuat lagi nantinya, ini akan disampaikan melalui instruksi karena ini juga merupakan imbauan dari pak Kadis untuk segera melaksanakan sosialisasi atau pembinaan baik itu para guru maupun orang tua,” ucap Deny Apriansyah
Ditambahkan Denny, TPPK dapat berkolaborasi dengan psikolog agar dapat memastikan kondisi anak, dan juga dengan pihak sekolah dalam hal ini guru bimbingan konseling yang lebih mengetahui kondisi siswa dan siswi di dalam lingkungan sekolah.
BACA JUGA:100 Hektar Lahan di Seluma yang Disita Negara Benarkah Dibagi-bagi ke Oknum? Pak Kades 'Berang'
Adrian M Yusuf
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



