MUI, BGN, dan lembaga terkait perlu bekerja sama untuk memastikan kehalalan produk, barang gunaan, hingga rantai pasok program MBG.
3. Koordinasi Lintas Sektor
Perlunya komitmen koordinasi antar kementerian, lembaga, dan pelaku usaha untuk menjamin kehalalan dan keamanan program MBG.
4. Mencegah Kegaduhan
Pihak terkait harus mencegah dan memitigasi potensi kegaduhan akibat isu ketidakhalalan.
5. Mekanisme Pengawasan
Jika terbukti ada produk yang tidak halal, harus ada mekanisme pencegahan, pengawasan, dan penindakan.
BACA JUGA:Vivo Y50i Resmi Rilis, Bawa Layar 90 Hz dan Baterai Berkapasitas Besar
Ciri-ciri Mengandung Minyak Babi
Adapun berikut ini mengenai ciri-ciri makanan yang mengandung minyak babi, meliputi:
1. Makanan terasa lebih renyah
Adapun ciri yang pertama yakni melansir dari Huffpost, makanan yang mengandung minyak babi bisa dikenali dari tekstur dan aromanya. Pertama, makanan yang digoreng pakai minyak babi bisa lebih renyah.
Bukan tanpa alasan, hal itu karena lemak babi memiliki titik asap tinggi. Oleh karena itu, minyak babi cocok digunakan untuk menggoreng dengan suhu tinggi yang akan menghasilkan tekstur renyah pada makanan.
BACA JUGA:Redmi 15 Hadirkan Segudang Kecanggihan, Begini Spesifikasi Lengkapnya
2. Beraroma daging sapi
Selanjutnya, kamu bisa mengenali cirinya yakni makanan yang mengandung minyak babi biasanya beraroma daging babi yang khas dan lembut.
3. Tekstur bersisik atau berlapis
Selanjutnya, untuk tampilan, tekstur makanan yang dipanggang dengan minyak babi biasanya akan bersisik atau berlapis.
Bahkan juga cenderung agak berminyak.
Akan tetapi, untuk ini tergantung dengan porsi minyak yang digunakan untuk memasak.
Demikianlah mengenai informasi ini, semoga bermanfaat.
BACA JUGA:Jaga SDM dimasa Depan, Ajenrem 041/Gamas Perketat Validasi Penerimaan Calon Prajurit TNI
Septi Widiyarti