BACA JUGA:Senator Leni John Latief Dukung Literasi dan Inklusi Keuangan Lewat Puncak BIK 2025
c) Melalui File ISO atau Media Instalasi
Metode ini cocok bagi pengguna yang ingin instalasi manual:
1. Unduh file ISO Windows 11 dari situs resmi Microsoft.
2. Mount file ISO atau buat USB bootable menggunakan Media Creation Tool.
3. Jalankan setup.exe saat masih berada di Windows 10.
4. Pilih opsi “Keep personal files and apps” agar data dan aplikasi tidak terhapus.
5. Lanjutkan proses instalasi hingga selesai, dan komputer akan restart beberapa kali.
5. Setelah Upgrade Selesai
Selamat! Jika prosesnya berjalan lancar, kamu kini sudah menggunakan Windows 11. Tapi jangan berhenti di situ—ada beberapa hal penting yang perlu kamu periksa setelah upgrade:
- Pastikan semua driver perangkat seperti kartu grafis, Wi-Fi, dan audio berfungsi dengan baik.
- Cek kembali menu Windows Update untuk memastikan sistemmu memiliki semua pembaruan terbaru.
- Jika kamu menemukan masalah performa atau tidak terbiasa dengan antarmuka baru, masih ada opsi untuk kembali ke Windows 10 dalam waktu 10 hari setelah upgrade.
Windows 11 menawarkan pengalaman yang lebih segar dengan tampilan taskbar di tengah, desain antarmuka yang minimalis, serta integrasi aplikasi Android dan Microsoft Teams.
Namun, keberhasilan upgrade sangat bergantung pada persiapan yang matang. Jadi, pastikan setiap langkah di atas kamu lakukan dengan teliti.
Kalau kamu masih bingung atau ingin panduan visual, kamu bisa mencari tutorial resmi di situs Microsoft sesuai versi Windows 10 yang kamu gunakan, seperti 21H2 atau 22H2.
Demikianlah semoga informasi ini bermanfaat!