Mobil Injeksi Boros Bensin? Coba Cek, Mungkin Ini Penyebabnya

Jumat 17-10-2025,09:11 WIB
Reporter : Sheila Silvina
Editor : Septi Widiyarti

Walau terdengar sepele, tekanan angin yang tidak sesuai bisa meningkatkan konsumsi bahan bakar hingga 5–10 persen. 

Pastikan tekanan ban selalu sesuai standar yang tercantum di pilar pintu atau buku manual kendaraan.

BACA JUGA:IBT- UNIB Raih Penghargaan di AABI & AIBI Summit 2025, Teguhkan Kiprah Inkubasi Startup di Indonesia

- Gaya Mengemudi Agresif

Kebiasaan menginjak gas tiba-tiba, sering ngerem mendadak, atau berkendara dengan kecepatan tinggi tanpa stabil adalah penyebab klasik borosnya bahan bakar.

Sistem injeksi memang bisa menyesuaikan suplai bensin secara cepat, tetapi jika pola akselerasi terlalu ekstrem, maka ECU akan terus menyemprotkan bahan bakar lebih banyak dari kebutuhan normal.

- Bahan Bakar Tidak Sesuai

Mengisi bensin dengan nilai oktan lebih rendah dari rekomendasi pabrikan dapat menurunkan efisiensi pembakaran. 

Selain itu, kualitas bensin yang buruk misalnya nihtercampur air atau kotoran bisa mengganggu proses atomisasi di injektor. Akibatnya, sistem injeksi “mengkompensasi” kekurangan tenaga dengan menambah volume bensin.

BACA JUGA:Daftar Pilihan Tablet 2 in 1 Terbaru dan Terbaik di 2025, Super Fleksibel

- Komponen Mesin Lain Bermasalah

Kadang, borosnya bahan bakar disebabkan oleh kombinasi beberapa faktor: pompa bahan bakar lemah, throttle body kotor, atau busi dan koil pengapian mulai rusak, semua hal ini bisa menurunkan kualitas pembakaran.

Pemeriksaan rutin di bengkel resmi sangat disarankan agar kerusakan kecil tidak berkembang menjadi masalah besar.

- Kondisi Jalan dan Lingkungan

Medan yang menanjak, kondisi lalu lintas padat, hingga suhu udara ekstrem juga bisa memengaruhi efisiensi bahan bakar. 

Mobil yang sering digunakan di daerah macet akan lebih sering berhenti dan berakselerasi, sehingga konsumsi bensin cenderung lebih tinggi.

Kategori :