Untuk menjangkau berbagai skala bisnis, BRI membagi KUR 2025 ke dalam tiga kategori utama sesuai kebutuhan dan kapasitas usaha:
1. KUR Mikro BRI
- Plafon pinjaman: Rp10 juta hingga Rp100 juta.
- Keunggulan: Tidak membutuhkan jaminan tambahan (agunan).
- Cocok untuk: Pengusaha kecil atau pedagang yang baru merintis usaha seperti warung, toko kelontong, atau usaha kuliner rumahan.
2. KUR Kecil BRI
- Plafon pinjaman: Rp100 juta hingga Rp500 juta.
- Peruntukan: Dikhususkan bagi pelaku usaha yang telah berjalan dan ingin memperluas usahanya, misalnya menambah cabang, membeli peralatan produksi, atau meningkatkan kapasitas stok barang.
- Keunggulan: Bunga tetap rendah dengan tenor panjang, sehingga angsuran bulanan lebih ringan.
3. KUR TKI (Tenaga Kerja Indonesia)
- Plafon & peruntukan
Ditujukan khusus bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang membutuhkan modal keberangkatan, biaya pelatihan, atau membuka usaha di negara tempat mereka bekerja.
- Program ini membantu para calon TKI agar tidak bergantung pada pinjaman pribadi dengan bunga tinggi yang seringkali merugikan.
BACA JUGA:Sinkronisasi Data Perkuat Langkah Bengkulu Menuju Swasembada Pangan
Melalui program ini, BRI tidak hanya menyalurkan dana, tapi juga memberi pendampingan kepada nasabah agar bisa mengelola pinjaman secara bijak.
Para penerima KUR diberi edukasi tentang pengelolaan keuangan, pencatatan transaksi, dan strategi pengembangan usaha agar bisnis mereka berkelanjutan.
Dengan plafond pinjaman yang mencapai miliaran rupiah untuk kategori usaha yang lebih besar, BRI ingin memastikan setiap pengusaha, mulai dari penjual jajanan pasar hingga pemilik usaha ekspor, memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.