Brazil Dihujani Katak, Ternyata Ada 7.600 Spesies Katak di Dunia, Jumlahnya Terus Bertambah

Senin 03-11-2025,06:29 WIB
Reporter : Sheila Silvina
Editor : Septi Widiyarti

- Microhylidae, kumpulan katak kecil yang banyak ditemukan di Asia dan Amerika Selatan.

- Dendrobatidae, katak beracun berwarna cerah dari Amerika Tengah dan Selatan.

Di satu wilayah saja, seperti hutan hujan Amazon di Ekuador bagian timur, bisa ditemukan lebih dari 80 spesies katak berbeda hanya dalam satu kawasan hutan! Bayangkan, betapa kaya dan beragamnya kehidupan amfibi di dunia.

BACA JUGA:Sudah Terlanjur Utang Pinjol? Ini Aturan yang Berlaku DC Boleh Tagih Utang

Mengapa Jumlahnya Bisa Terus Bertambah?

Satu hal menarik dari dunia katak adalah  jumlah spesiesnya tidak pernah benar-benar tetap. 
Selalu saja ada penemuan baru yang menambah daftar panjang spesies Anura.
Beberapa penyebab utamanya antara lain:

1. Penemuan spesies baru

Setiap tahun, peneliti menemukan katak-katak yang sebelumnya belum tercatat, terutama di wilayah tropis seperti Brasil, Papua Nugini, dan Indonesia.

2. Kemajuan teknologi genetika

Sekarang, ilmuwan bisa membedakan spesies melalui DNA. Spesies yang dulunya dianggap sama ternyata bisa terdiri dari dua atau tiga jenis yang berbeda.

3. Perubahan habitat dan pengamatan lanjutan

Kadang, populasi yang hidup di wilayah terpencil baru diketahui setelah bertahun-tahun penelitian. Hal ini menambah data spesies yang diakui secara resmi.

BACA JUGA:Sebenarnya Telat Berapa Hari DC Pinjol Datang Ke Rumah?

Mengapa Penting Mengetahui Jumlah Spesies Katak?

Mengetahui berapa banyak katak di dunia bukan cuma soal angka. Ada alasan penting di baliknya:

- Pertama, dari sisi konservasi, data spesies membantu ilmuwan melacak mana yang terancam punah. 
Katak adalah hewan yang sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan, terutama polusi air dan prubahan iklim. 

Jika populasi katak menurun di suatu tempat, itu bisa jadi tanda bahwa ekosistemnya sedang bermasalah.

Kategori :