BACA JUGA:Takut Didatangi DC Karena Terlanjur Telat Bayar Kredivo? Ini Langkah-langkah yang Harus Dilakukan
3. Akses PayLater Diblokir
Jika Anda terlalu sering telat membayar tagihan Shopee PayLater, Shopee berhak melakukan pembatasan atau bahkan menonaktifkan fitur PayLater di akun Anda.
Artinya, Anda kehilangan akses terhadap metode pembayaran yang mungkin selama ini sangat membantu, terutama dalam kondisi mendesak seperti menunggu gajian atau kebutuhan tak terduga lainnya.
Lebih dari itu, pemblokiran ini menandakan bahwa sistem Shopee telah kehilangan kepercayaan terhadap Anda sebagai pengguna, yang bisa mempengaruhi peluang Anda untuk mengakses layanan keuangan digital serupa di platform lain.
BACA JUGA:Bagaimana Hukum Merayakan Tahun Baru Masehi Menurut Islam? Seperti Ini Penjelasan Para Ulama
4. Proses Penagihan
Begitu Anda menunggak tagihan Shopee PayLater, maka pihak Shopee dan mitranya akan mulai menghubungi Anda lewat berbagai saluran, seperti aplikasi, SMS, email, dan telepon.
Pada tahap awal, ini masih bersifat pengingat. Namun jika keterlambatan Anda berlarut-larut, intensitas penagihan akan meningkat.
Bahkan tidak jarang pula DC Lapangan akan turun tangan, bahkan bisa datang ke rumah atau kantor Anda.
Hal ini bukan hanya mengganggu privasi, tapi juga mempengaruhi kenyamanan dan produktivitas Anda.
Stres karena terus-menerus ditelepon atau dikunjungi bisa berdampak pada mental, pekerjaan, hingga hubungan sosial, apalagi jika orang terdekat ikut dihubungi oleh pihak penagih.
BACA JUGA:Walikota Bengkulu Lantik 1.123 PPPK, Per 1 Januari Sudah Terima Gaji
5. Masuk Daftar Hitam
Dan paling mengerikannya lagi adalah jika Anda telat Shopee PayLater dalam jangka panjang adalah masuknya nama Anda ke daftar hitam kreditur, atau blacklist.
Ini berarti Anda akan dicap sebagai debitur yang bermasalah, dan akan sangat sulit mendapatkan pinjaman dari bank, leasing, atau platform pinjaman online yang terdaftar di OJK.