BACA JUGA:Kim Jong Un, Pemimpin Korea Utara yang Bawa Toilet Kalau ke Luar Negeri, Kenapa?
2. Siapkan Galon
Apabila kamu tidak menggunakan air galon untuk sehari-hari, maka terpaksa harus membeli galon bekas.
Kamu bisa siapkan beberapa galon, misalnya 4 galon. Jadi, galon digunakan untuk lele usia sekitar satu bulan. Dalam satu galon, bisa diisi sekitar 25 ekor bibit lele.
Jadi, setelah ukurannya membesar dalam kurun satu bulan, maka ikan dipindahkan ke bak air yang lebih luas. Bukan tanpa alasan, pemindahan ini penting untuk menghindari kepadatan dan memudahkan pengelolaan.
3. Persiapan Awal Sebelum Menebar Bibit Lele
Ingat, wadah harus dibersihkan dan diisi air bersih sebelum bibit ditebar.
Sebaiknya air didiamkan minimal 24 jam agar lebih stabil. Bibit lele yang dipilih harus aktif, tidak cacat, dan berukuran seragam.
BACA JUGA:Tanda Awal Anda Mengidap Sakit Ginjal dan Obatnya
4. Manajemen Pakan
Memanajemen pakan juga tidak kalah penting, sebab menyumbang biaya terbesar dalam budidaya lele skala rumahan.
Dengan demikian, pengaturan pakan harus dilakukan secara efisien. Pemberian pakan cukup 2–3 kali sehari dengan takaran secukupnya.
Ingat, sebaiknya hindari memberi pakan berlebihan karena sisa pakan dapat merusak kualitas air dan memicu penyakit.
Sebenarnya, pakan sangat memengaruhi pertumbuhan lele. Adapun pilihan yang baik untuk digunakan adalah pelet.
Sebaiknya, ikan lele diberi makan dua kali sehari, pagi dan sore.
BACA JUGA:Bukan Emas Apalagi Berlian, tapi Benda Ini Jadi yang Termahal di Dunia, Harganya Triliun Dolar AS