"Kami juga mengharapkan, pihak Balai Wilayah Sungai Sumatera VII menambah penjaga pintu supaya ketika debit air ditambah bisa mengumumkan kepada para pengunjung, selain itu juga penambahan plang imbauan dirasa juga perlu, kemudian mana zona berbahaya perlu dicat agar masyarakat lebih berhati-hati," tambahnya.
Sementara itu, Balai Wilayah Sungai Sumatera VII saat ini tengah melakukan pemeliharaan di lokasi irigasi yang setiap sore ramai dikunjungi masyarakat.
Masa pemeliharaan ini dirasa perlu dilakukan, karena sejak proyek rehabilitasi saluran irigasi tahun anggaran 2025 baru selesai dikerjakan namun belum diserah terimakan pihak penyedia.
BACA JUGA:Identitas 2 Remaja Putri yang Terlibat Laka Maut vs Truk Hino Louhan di Talo Seluma
"Memang saat ini kami masih melakukan masa pemeliharaan, karena belum resmi diserahkanterimakan, jadi kami berharap kepada masyarakat yang berkunjung untuk tidak memarkirkan kendaraannya ke dalam area irigasi yang telah dicor, karena masih dilakukan penataan," terang Fitriyadi, PPK Irwa III BWSS VII Bengkulu.
(Hari Adiyono)