Bendungan Seluma Jadi Pemandian Terpanjang, Pemkab Kerahkan Satpol PP

Sabtu 31-01-2026,12:21 WIB
Reporter : Hari Adiyono
Editor : Purnama Sakti

SELUMA, RBTVDISWAY.ID - Menyikapi viralnya jaringan irigasi Bendung Air Seluma yang mendadak menjadi tempat wisata, Pemkab Seluma akan menempatkan sejumlah personel Satpol PP dan tenaga medis di seputaran irigasi.

Ini setelah diadakannya Rapat Koordinasi Lintas Sektoral antara Balai Wilayah Sungai Sumatera VII dengan pemerintah Kabupaten Seluma, pada Jumat siang (30/).

Rapat Koordinasi Lintas Sektoral ini, dipimpin oleh Asisten I Sekretariat Pemkab Seluma dan didampingi staf ahli, Kepala Dinas terkait, Camat Seluma hingga Lurah Lubuk Kebur.

Asisten 1 Setkab Seluma, Hendarsyah menilai saluran irigasi bendung air irigasi Bendung Air Seluma mengakui secara visual, dapat menarik untuk dikunjungi masyarakat lokal maupun daerah lainnya.

Namun karena fungsi utama saluran irigasi untuk mengairi persawahan, Pemkab Seluma tidak akan tinggal diam guna mencegah korban jiwa, terlebih sejak viral dan ramai untuk dijadikan tempat wisata.

BACA JUGA:PNS Bisa Naik Pangkat Setiap Bulan, Ini Syarat dan Ketentuannya

Pemerintah Kabupaten Seluma tetap akan memberikan imbauan hati-hati bagi pengunjung.

Selain itu, Pemkab Seluma berkomitmen untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan bagi masyarakat, dengan menempatkan personel Satpol PP dan petugas kesehatan di lokasi area pemandian.

Serta juga menambah jumlah tong sampah, agar lokasi irigasi tetap terjaga kebersihannya, dengan mengutamakan kesadaran para pengunjung.

"Memang sejatinya irigasi itu fungsi utamanya untuk pengairan sawah, tapi karena melihat antusias masyarakat yang ramai di lokasi irigasi Bendung Air Seluma yang ada di Kelurahan Lubuk Kebur, kita akan menempatkan personel Satpol PP dan tenaga kesehatan serta menambah tong sampah di lokasi area irigasi, tapi kita juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan atas kesadaran sendiri," tutur Hendarsyah.

Lanjutnya, Pemerintah Kabupaten Seluma juga mengharapkan pihak Balai Wilayah Sungai Sumatera VII, untuk menambah plang imbauan lebih banyak lagi, dan mengaktifkan lebih banyak penjaga pintu air.

BACA JUGA:Ambruk! Harga Emas Antam, Galeri24 dan UBS Hari Ini Kompak Merosot Balik ke Rp 2 Jutaan

Hal ini perlu, jika sewaktu-waktu debit air akan diperbesar dapat mengumumkan kepada para pengunjung

Kemudian selain itu, pihak BWSS VII juga perlu memberi tanda area atau zona yang dianggap berbahaya bagi pengunjung.

Kategori :