Penduduk Makkah ketakutan melihat besarnya pasukan Nabi Muhammad SAW dan menganggap bahwa ribuan obor itu akan membakar kota mereka. Hingga kalangan Quraisy pun tak mampu menghadapi pasukan tersebut dan mereka hanya bisa pasrah.
Hingga tiba memasuki kota Makkah dengan penuh wibawa dan tanpa adanya perlawanan serta pertumpahan darah.
Mula-mula, Beliau memasuki pelataran Ka'bah, bertawaf, mencium hajar aswad, bersembahyang di Ka'bah, dan menghancurkan ratusan patung dewa-dewa Arab di sekitar rumah ibadah itu.
Setelah itu Rasulullah SAW pun akhirnya menerima baiat sumpah setia dari penduduk Makkah.
Tak lebih dari dua tahun kemudian, sejumlah utusan klan tiba dari seluruh penjuru semenanjung Arab untuk menyatakan bergabung dengan Nabi Muhammad SAW. Pada tahun ini pula (10H/632M), Rasulullah SAW melaksanakan ibadah haji yang terakhir.
Putri Nurhidayati