Kisah Ramadhan Baginda Nabi Muhammad SAW, di Balik Perihnya Menahan Lapar Puasa

Selasa 24-02-2026,21:02 WIB
Reporter : Putri Nurhidayati
Editor : Purnama Sakti

NASIONAL, RBTVDISWAY.ID – Mendengarkan kisa para nabi di bulan ramadhan akan membawa kita kembali mengingat perjuangan para nabi. Salah satunya adalah Nabi Muhammad SAW.

Seperti yang kita ketahui, jika bulan ramadhan merupakan bulan yang paling mulia bagi umat Islam. Di bulan ini, berbagai berkah dan rahmat diberikan oleh Allah SWT. 

Selain itu, bulan Ramadhan juga sebagai saksi dari peristiwa besar dan penting yang pernah dialami oleh Rasulullah kita, baginda Nabi Muhammad SAW.

Salah satu kisah Nabi Muhammad SAW di bulan ramadhan adalah kala beliau menerima wahyu pertama dari Allah SWT melalui Malaikat Jibril. Pendapat terkuat menyebut, peristiwa itu terjadi pada 17 Ramadan. Berikut selengkapnya.

BACA JUGA:Banyak yang Tidak Tahu Puasa Nabi Ibrahim, Ini Makna yang Terkandung

Kisah Nabi Muhammad di Bulan Ramadhan

Nabi Muhammad Menerima Wahyu Pertama

Sebagaimana firman Allah SWT dalam surah ad-Dukhan ayat 3,

اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةٍ مُّبٰرَكَةٍ اِنَّا كُنَّا مُنْذِرِيْنَ

Artinya: "Sesungguhnya Kami (mulai) menurunkannya pada malam yang diberkahi (Lailatulqadar). Sesungguhnya Kamilah pemberi peringatan."

Menurut hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW menerima wahyu dalam dua keadaan. Pertama, terdengar seperti suara lonceng yang berbunyi keras dan dikatakan bahwa ini cara paling berat bagi Rasulullah.

Allah SWT berfirman dalam surah Al Muzammil ayat 5:

إِنَّا سَنُلْقِى عَلَيْكَ قَوْلًا ثَقِيلًا

Artinya:" Sesungguhnya Kami akan menurunkan kapadamu perkataan yang berat."

Kedua, dikatakan bahwa Jibril datang kepada Nabi Muhammad SAW dalam keadaan seperti manusia biasa, menyerupai seorang laki-laki. Jibril mendatangi dengan berkata iqra` bismi rabbikallażī khalaq khalaqal-insāna min 'alaq iqra` wa rabbukal-akram allażī 'allama bil-qalam 'allamal-insāna mā lam ya'lam (QS Al 'Alaq: 1-5)

Kategori :