NASIONAL, RBTVCamkoha.com - Sholat Idul Fitri merupakan sholat sunnah yang dikerjakan pada Hari Raya Idul Fitri, tepatnya pada tanggal 1 Syawal.
Ibadah ini dilaksanakan dua rakaat, umumnya secara berjamaah di masjid atau lapangan terbuka, kemudian dilanjutkan dengan khutbah. Meski begitu, jika Anda terlambat datang, maka shalat Idul Fitri juga tetap sah jika dikerjakan sendiri (munfarid) di rumah.
Sebab, melaksanakan shalat Id sendirian tetap akan lebih baik daripada tidak melaksanakannya sama sekali.
Merujuk pada keterangan Syekh KHR Asnawi dalam kitab Fashalatan serta kitab al-Fiqh al-Manhajî, berikut panduan shalat Id sehingga sesuai dengan praktik mazhab Syafi’i yang banyak dianut di Indonesia.
BACA JUGA:Banyak yang Tidak Tahu Puasa Nabi Ibrahim, Ini Makna yang Terkandung
Rincian Takbir Shalat Id
- Rakaat Pertama
Setelah takbiratul ihram dan membaca doa iftitah, disunnahkan takbir sebanyak 7 kali.
- Rakaat Kedua
Setelah takbir intiqal (bangun dari sujud), disunnahkan takbir sebanyak 5 kali sebelum membaca surah Al-Fatihah.
Niat Shalat Idul Fitri untuk Imam dan Makmum
Niat shalat cukup dihadirkan di dalam hati. Melafalkannya hukumnya sunnah sebagai penuntun agar hati lebih fokus saat memulai ibadah.
Niat Shalat Idul Fitri sebagai Makmum
أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا لِلّٰهِ تَعَــالَى
Latinnya: Ushallî sunnatan li ‘îdil fithri rak‘ataini ma’mûman lillâhi ta‘âlâ.