Pahala Satu Tahun Berpuasa, Ini Niat dan Hukum Puasa Syawal

Jumat 20-03-2026,10:50 WIB
Reporter : Putri Nurhidayati
Editor : Purnama Sakti

NASIONAL, RBTVCamkoha.com - Setelah menyelesaikan puasa ramadhan, seluruh umat Islam dianjurkan untuk melanjutkan ibadah puasa sunnah di bulan Syawal. 

Kendati sunnah, pahala puasa ini setara dengan berpuasa satu tahun, sebagaimana disebutkan dalam hadits nabi yang populer di kalangan muslim.  

Dalam melaksanakan puasa Syawal, niat mesti benar-benar diperhatikan. Karena niat merupakan salah satu faktor yang menentukan sah dan tidaknya puasa Syawal, sekalipun hukumnya sunnah.

BACA JUGA:6 Tanda Akhir Zaman Mulai Muncul, Ada Pemimpin yang Zalim dan Perperangan Dahsyat

Niat Puasa Syawal

Niat puasa Syawal dilakukan sebelum memulai ibadah puasa pada pagi hari setelah Hari Raya Idul Fitri. Berikut adalah lafal niat Puasa Syawal yang dibaca pada malam hari:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Latinnya: Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ

Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah ta’ala.”

Hukum Puasa Syawal

Hukum puasa Syawal adalah sunnah muakkad, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan. 

Meskipun bukan termasuk ibadah wajib seperti puasa Ramadan, namun pahala puasa Syawal sangat besar. 

Dengan melaksanakan puasa Syawal, ini menunjukkan rasa syukur kita atas nikmat Ramadan dan kesungguhan untuk terus memperbanyak ibadah setelahnya.

Namun, hukum sunnah muakad ini diperuntukkan bagi mereka yang telah menyelesaikan puasa Ramadan tanpa memiliki utang atau tanggungan puasa wajib. 

Sementara bagi yang masih mempunyai tanggungan puasa karena sakit, musafir, atau lainnya, maka hukum puasa Syawal menjadi makruh.

Kategori :