BENGKULU, RBTVCamkoha.com - Usai diterbangkan pagi tadi menggunakan pesawat Batik Air menuju Gedung Merah Putih KPK RI, beberapa orang yang diamankan dalam OTT di Rejang Lebong langsung diperiksa penyidik KPK RI.
Dalam OTT ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah uang tunai yang menjerat Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari. Bahkan Wakil Bupati Rejang Lebong Hendri Praja juga dibawa KPK ke Jakarta.
BACA JUGA:Profil dan Harta Kekayaan Fikri Thobari, Bupati Rejang Lebong yang Dikabarkan Kena OTT KPK
Juru bicara KPK RI, Budi Prasetyo mengatakan, dalam OTT tersebut, KPK mengamankan 13 orang, termasuk Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari dan Wakil Bupati Rejang Lebong Hendri.
BACA JUGA:Profil Wakil Bupati Rejang Lebong, Segini Harta Hendri Praja
Para pihak ini kemudian menjalani pemeriksaan di Polres Kepahiang dan Polresta Bengkulu.
Dari 13 orang itu pada Selasa pagi 9 diantaranya dibawa ke Jakarta. Mereka ini, Bupati Rejang Lebong, Wakil Bupati, 3 orang ASn dan 4 orang dari pihak swasta.
BACA JUGA:Soal OTT KPK, Ini Kata Jubir PAN Provinsi Bengkulu Kusmito Gunawan
Budi mengatakan, OTT yang menjerat Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong ini terkait dengan kasus dugaan suap proyek.
"Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, diduga terkait dengan suap proyek," tutup Jubir KPK RI.
Saat ini, KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menetapkan status hukum pihak-pihak yang ditangkap dalam OTT.
Rendra Aditya