Adapun kegunaan uranium paling umum yakni sebagai bahan bakar reaktor nuklir.
Jadi, reaktor nuklir merupakan perangkat yang menggunakan reaksi nuklir berantai untuk menghasilkan energi termal yang dapat diubah menjadi energi listrik.
2. Senjata Militer
Selain sebagai bahan baku nuklir, rupanya kegunaan uranium juga bisa untuk senjata militer.
Seperti diketahui, bahwa senjata militer paling berbahaya di dunia adalah senjata bom nuklir. Senjata ini menggunakan uranium sebagai komponen inti yang memanfaatkan sifat radioaktif dan peluruhan isotop U-235.
Tak main-main, senjata nuklir menghasilkan efek destruktif dan dampak radiasi yang mematikan dan mampu menghasilkan dampak jangka panjang yang merugikan bagi makhluk hidup.
BACA JUGA:Sudah Ditunggu, THR PNS 2026 Kapan Cair? Cek Jadwalnya
3. Alat Medis
Adapun kegunaan uranium selanjutnya yakni untuk alat medis. Hanya saja, uranium tidak digunakan langsung dalam pengobatan ya, namun mengalami peluruhan radioaktif yang menghasilkan isotop lain terlebih dahulu. Isotop jenis baru ini akan digunakan dalam berbagai prosedur medis.
Nah, salah satu isotop hasil peluruhan uranium dalam bidang medis adalah radium-223 yang digunakan untuk pengobatan kanker tulang. Sel kanker prostat yang telah menyebar ke tulang dihancurkan dengan isotop ini.
Demikianlah, semoga informasi ini bermanfaat.
BACA JUGA:Lebaran Sebentar Lagi, tapi Tidak Ada Kata Libur Bagi 6 Profesi Ini
Putri Nurhidayati