KAUR, RBTVCamkoha.com - Semenjak kembali memimpin Kabupaten Kaur, Bupati Gusril Pausi dan Wakilnya Abdul Hamid terus melakukan perbaikan dan penataan. Hasilnya, sudah banyak perubahan yang dirasakan masyarakat dari terobosan kedua pemimpin ini.
Seperti di sektor pendidikan, banyak sekolah yang mendapat perbaikan infrastruktur dan Kaur menjadi salah satu dari program Pemerintah pusat untuk dibangun Sekolah Rakyat yang saat ini tengah berproses di Desa Cucup, Kecamatan Tetap.
Kabupaten Kaur juga mendapatkan pembangunan kampung nelayan di sektor perikanan dari Pemerintah pusat yang saat ini masih proses pembangunan di desa Merpas, Kecamatan Nasal tepatnya di dekat Lokasi Wisata Pantai Laguna.
Lalu di sektor kesehatan, saat kondisi efesiensi, Bupati Gusril Pausi juga tidak abai terhadap pelayanan. Demi memastikan masyarakat Kabupaten Kaur mendapatkan pelayanan prima dari RSUD yang dimiliki Pemerintah.
Hal ini, terbukti dari pelayanan yang sebelumnya dikeluhkan para pasien dan keluarga pasien saat ini sudah tidak menjadi keluhan utama. Seperti fasilitas MCK yang buruk, air bersih yang sulit dan ketersedian obat yang mengharuskan keluarga pasien membeli obat keluar rumah sakit, semuanya sudah diperbaiki menjadi lebih baik.
Dikatakan salah satu keluarga pasien Yanita, selain fasilitas rumah sakit yang saat ini sudah memadai dan membuat nyaman keluarga yang menunggu pasien. Pihaknya berterimakasih, atas bantuan yang diberikan bupati kaur terhadap pasien yang tidak mampu.
"Kita sangat berterimakasih, atas bantuan bupati Kaur terhadap pasien dan alhamdulilah saat ini baik air maupun kondisi MCK pasien dan MCK umum sudah layak dan bersih untuk digunakan. Bahkan ketersedian obat sudah cukup," sampai Yanita, keluarga pasien.
Selain itu, saat ini RSUD kaur sudah dapat melayani pasien mulai dari CT Scan, NICU, cathlab dan sitotoksik. Empat gedung fasilitas kesehatan ini sudah dapat beroperasi dan memberikan pelayanan kesehatan.
Dikatakan Direktur RSUD Kaur, Dr. Ahmad Mufti. Gedung CT Scan, Nicu, Cathlab dan Sitotoksik yang dibangun di tahun 2025 dengan dana alokasi khusus sebesar Rp 5 mililar dari kementerian kesehatan RI, saat ini sudah dapat beroperasi untuk memberikan pelayanan kesehatan.
Selain itu pembangunan laboratorium peningkatan pelayanan untuk penanganan penyakit Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi (penyakit ginjal) (KJSU) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cahya Batin Kabupaten Kaur telah rampung dan saat ini RSUD Kaur masih menunggu sarana dan prasana serta pelatihan Sumberdaya Manusia (SDM) langsung dari Kementerian Kesehatan sebagai pihak yang memberikan bantuan program yang rencananya pelatihan akan dilaksanakan oleh RSUD M. Yunus Bengkulu sebagai pihak yang mendampingi Kementrian di wilayah Provinsi Bengkulu.
BACA JUGA:5 Tumbuhan Ini Konon Bikin Hoki Jika Ditanam Dekat Bangunan Usaha
"Ya, ditahun 2025 dan 2026 ini cukup banyak fasilitas kesehatan di RSUD Kaur yang selesai dibangun dan siap beroperasi. Yang pasti kita akan memberikan pelayanan Maksimal di RSUD Kaur atas intruksi Bupati Kaur," kata Direktur RSUD Kaur.
Untuk diketahui, atas intruksi Bupati Kaur capaian Target PAD di RSUD Kaur tahun 2025 lalu berhasil melampaui target Rp 665 juta yang ditetapkan, tembus Rp 705 juta. Hal ini berkat kerjasama yang baik di internal rumah sakit dan manajemen yang dipilih Pemerintah Kabupaten Kaur.