Memasuki prosesi inti yakni upacara akad nikah. Ini merupakan momen di mana pasangan resmi menjadi suami istri di hadapan seorang penghulu atau tokoh agama.
Proses ijab kabul (akad nikah) dilakukan dengan menyebutkan sumpah dan kesepakatan pernikahan.
6. Pengantin Ibu
Di Palembang, ada tradisi pengantin ibu yang dilakukan oleh ibu dari pengantin pria yang akan memainkan peran istimewa dalam acara pernikahan, seperti menyalami dan memberikan restu kepada pengantin wanita.
7. Sungkeman
Setelah upacara akad nikah, kemudian pengantin pria dan wanita akan melakukan tradisi sungkeman, yaitu memberi salam hormat kepada orang tua dan tetua adat sebagai tanda penghormatan.
BACA JUGA:Penyebab dan Cara Mengatasi Suhu Kulkas Terlalu Dingin Sampai Membeku
8. Baju Pengantin
Biasanya, pakaian pengantin pria akan berupa baju bodo yang merupakan baju tradisional Palembang dengan ornamen dan hiasan yang khas.
Sementara itu, pengantin wanita mengenakan pakaian khas Palembang seperti baju kurung atau baju kebaya Palembang dengan batik khas daerah.
9. Pesta Adat
Setelah upacara akad nikah, biasanya akan diadakan pesta pernikahan adat yang dihadiri oleh keluarga, kerabat, dan teman dekat. Pesta ini melibatkan tarian tradisional, musik tradisional, serta hidangan makanan khas Palembang.
10. Tepung Tawar
Biasanya setelah pernikahan, pasangan pengantin akan menjalani tradisi tepung tawar. Mereka akan disiram dengan tepung kunyit oleh orang tua dan tetua adat sebagai simbol membersihkan dan memberkati pernikahan.
Itulah sederet adat dalam pernikahan di Palembang. Tentu pernikahan setiap adat memiliki makna dan nilai yang kuat termasuk dalam menjunjung tinggi adat maupun tradisi.
Setiap elemen dalam pernikahan adat Palembang juga memiliki makna dan simbolik yang mendalam, hal ini juga mencerminkan warisan dan budaya yang kaya dari masyarakat Palembang.