NASIONAL, RBTVCamkoha.com - Ternyata ada tujuh larangan yang wajib dihindari bagi bagi pasangan sebelum menikah menurut budaya Tionghoa.
Hingga saat ini, masih ada beberapa kebudayaan yang masih mempercayai mitos atau pantangan menjelang pernikahan. Salah satunya adalah adat Tionghoa.
Pernikahan adat Tionghoa punya segudang keunikan, salah satunya adalah pantangan-pantangan yang masih diyakini sejak dulu.
Dari mulai pemilihan tanggal hingga pemilihan warna, semua punya makna dan larangan tersendiri dalam adat Tionghoa. Apa saja pantangan tersebut? Berikut adalah diantaranya!
BACA JUGA:Urutan Lengkap Pernikahan Adat Jawa, Makna serta Filosofinya
Larangan dan Pantangan Sebelum Menikah Menurut Budaya Tionghoa
1. Tidak boleh menjadi pengiring pengantin sebanyak 3 kali
Mungkin terlihat sederhana, namun peran bridesmaid maupun groomsmen sangat penting dalam membantu kelancaran acara pernikahan.
Dalam asat Tionghoa, ada kepercayaan yang beredar bahwa jika kamu memilih seseorang yang sudah tiga kali menjadi pengapit pengantin, konon katanya, orang yang menjadi bridesmaid atau groomsmen tersebut jodohnya akan terhambat.
Untuk itu, para pengantin disarankan untuk berhati-hati dalam memilih pendamping pengantin.
BACA JUGA:Sejarah dan Makna Gelar Adat untuk 9 Tokoh Bengkulu 2025, Keturunan Para Pembesar Dulu
2. Tidak boleh menggunakan wedding gown sebelum hari pernikahan
Pernikahan merupakan peristiwa sakral yang penuh makna, termasuk juga dalam budaya Tionghoa. Maka tak heran jika pakaian pengantin dianggap sebagai simbol kesucian dan keberuntungan dalam pernikahan.
Oleh karena itu, memakai pakaian pengantin sebelum hari pernikahan dianggap sebagai tindakan yang tidak menghormati tradisi dan dapat mengundang nasib buruk dalam hal percintaan.
3. Perhatikan tanggal lahir
Dalam budaya Tionghoa, shio masih sangat dipercaya memiliki pengaruh besar pada kepribadian dan nasib seseorang.
Itulah mengapa, sebelum menikah, banyak orang yang ingin memastikan bahwa shio mereka cocok dengan pasangan.
Hal ini seperti pepatah kuno "orang dengan shio babi dengan orang shio monyet tidak bisa hidup bersama seumur hidup". Hasil ramalan sangat berpengaruh pada keputusan apakah pasangan akan melangsungkan pernikahan atau tidak.
BACA JUGA:Mengulik Sejarah Rumah Adat Bengkulu, Kaya Kearifan Lokal