NASIONAL, RBTVCamkoha.com - Banyak orang yang melakukan diet IF atau intermittent fasting, sebab dipercaya dapat membantu penurunan berat badan dengan cepat.
Ya, konsep diet ini adalah mengurangi waktu makan dan hanya diperbolehkan mengonsumsi makanan di waktu-waktu tertentu saja.
Pada dasarnya, kunci keberhasilan diet ini terletak pada kapan kamu makan, bukan hanya apa yang kamu makan.
BACA JUGA:Upgrade Syarat dan Cara Pengajuan KUR BRI Mei 2026 Plafon Rp 45 Juta
Perlu diketahui, bahwa Intermittent fasting (IF) adalah salah satu metode diet yang sekarang ini semakin populer.
Hal itu karena diklaim efektif menurunkan berat badan tanpa perlu mengatur jenis makanan secara ketat.
Adapun fokus diet ini yakni pada pengaturan waktu makan dan puasa dalam sehari atau dalam periode tertentu.
Jadi, kamu perlu mengetahui cara diet intermittent fasting agar tidak dilakukan dengan ekstrem. Hal ini dikarenakan diet IF yang dilakukan secara ekstrem dapat menimbulkan beberapa efek samping.
BACA JUGA:Segini Kisaran Gaji dan Target Petugas Sensus Ekonomi 2026
Cara Diet IF Anti Gagal
Pada dasarnya, pola diet IF memiliki beberapa variasi yang bisa disesuaikan dengan kondisi tubuh dan gaya hidup masing-masing, seperti pola 16:8, 5:2, hingga 24 jam puasa selang-seling.
Berikut ini adalah cara diet IF yang perlu kamu ketahui :
1. Pola 16:8
Pola yang pertama adalah metode paling umum dan mudah diterapkan yakni 16:8.
Jadi, dalam pola ini kamu berpuasa selama 16 jam dan memiliki jendela makan selama 8 jam.