BENGKULU, RBTVCamkoha.com - Setelah melaksanakan shalat Idul Adha 1447 hijriah, di masjid Sirotul Jannah Rabu pagi. Pengurus Anak Cabang Arau Bintang Lembaga Dakwah Islam Indonesia atau LDII Desa Riak Siabun 1 Sukaraja, melaksanakan pemotongan hewan kurban, berjumlah dua ekor sapi dengan bobot besar.
BACA JUGA:Momentum Hari Raya Idul Adha, Bupati Kepahiang Ajak Masyarakat Evaluasi dan Refleksi Diri
Dengan tema ikhlas berbagi dan ikhlas berkurban, dalam proses pemotongan hewan qurban, tampak jemaah bersama panitia saling gotong royong, menyembeli sapi agar proses pemotongan bisa berjalan dengan baik sebagaimana Syariat Islam.
BACA JUGA:Tunaikan Perintah Agama, Polres Kepahiang Salurkan Daging Kurban Kepada Masyarakat dan Anak Yatim
Dijelaskan Ketua PAC Diran Sugiono melalui Sekretaris PAC Lembaga Dakwah Islam Indonesia atau LDII Arau Bintang, Ahmad Suci Anang, kegiatan pemotongan hewan kurban ini memanglah rutin dilaksanakan. Dua ekor hewan kurban pun diperoleh dari sumbangan jemaah dan pribadi jemaah LDII PAC Arau Bintang Desa Riak Siabun 1 Sukaraja Kabupaten Seluma.
BACA JUGA:Pulang Kerja, Warga Tumbuan Seluma Tewas Kecelakaan
Usai dibungkus dalam kantong, daging hewan kurban dibagikan kepada jemaah dan masyarakat kurang mampu disekitaran dengan jumlah 300 kupon, sebelumnya sudah dibagikan dan disediakan panitia qurban.
Harapannya dengan kegiatan ini, sama-sama kedepan jemaah LDII PAC Arau Bintang, untuk senantiasa meningkatkan semangat beribadah terkhusus dalam berkurban.
BACA JUGA:Meski Harga TBS Sawit Turun, Warga Seluma Tetap Antusias Berkurban
"Semoga dengan kegiatan ini, sama-sama kedepan jemaah LDII PAC Arau Bintang, untuk senantiasa meningkatkan semangat beribadah terkhusus dalam berkurban," tegas Sekretaris PAC Lembaga Dakwah Islam Indonesia atau LDII Arau Bintang, Ahmad Suci Anang.
BACA JUGA:Sapi Presiden Prabowo dengan Bobot 1,1 Ton Dikurbankan di Sukarami
Sementara itu, Kateno salah satu warga yang mendapatkan hewan qurban sekaligus warga setempat, Kareno, menyambut baik kegiatan diselenggarakan LDII khususnya PAC Arau Bintang. Baginya dengan kegiatan tersebut, biasanya warga setempat tidak bisa menikmati makan daging, dengan adanya kurban ini untuk sama-sama bisa dinikmati.