Cek Ciri Power Steering Mobil Rusak dan Biaya Perbaikannya

Senin 22-06-2026,06:36 WIB
Reporter : Hafidzah
Editor : Purnama Sakti

Selang power steering

Selang yang bocor atau retak menyebabkan oli keluar dan tekanan sistem berkurang, kerusakan ini tergolong ringan dengan estimasi biaya sekitar Rp250.000, namun kebocoran yang dibiarkan dapat merusak komponen lain dan meningkatkan biaya perbaikan.

As (shaft) power steering

As yang aus atau bengkok membuat setir terasa berat dan tidak stabil, biaya perbaikan berkisar Rp500.000–Rp750.000, sedangkan penggantian as baru sekitar Rp600.000 belum termasuk pemasangan, total biaya perbaikan umumnya mencapai Rp1.000.000 dan perlu segera ditangani.

Seal power steering

Seal berfungsi mencegah kebocoran oli, jika rusak oli akan merembes dan tekanan sistem menurun, estimasi biaya perbaikan sekitar Rp1.250.000, biasanya sudah termasuk servis dan penggantian oli.

Penggantian oli power steering

Penggantian oli secara berkala penting untuk menjaga kinerja sistem, biayanya berkisar Rp300.000–Rp800.000, tergantung bengkel dan jenis oli yang digunakan.

BACA JUGA:Daftar Mobil Listrik Murah Terbaru di Indonesia, Pilihan Hemat untuk Transportasi Harian

Pompa didrolik

Pompa hidrolik mengalirkan fluida agar setir tetap ringan, jika rusak biaya perbaikannya sekitar Rp1.000.000–Rp3.000.000, gejalanya antara lain suara dengungan keras dan setir menjadi berat.

Rack dan pinion

Komponen ini menghubungkan kemudi dengan roda, biaya penggantian berkisar Rp2.500.000–Rp6.000.000 dan sangat penting bagi keselamatan berkendara.

Motor EPS

Pada sistem EPS, kerusakan motor membuat kemudi lebih berat, biaya servisnya sekitar Rp1.500.000–Rp4.000.000, tergantung tingkat kerusakan dan merek kendaraan.

 

Kategori :