Cara Mengetahui Kilometer Mobil Bekas Asli, Jangan Sampai Tertipu Odometer Reset!

Rabu 08-07-2026,08:20 WIB
Reporter : Hafidzah
Editor : Purnama Sakti

NASIONAL, RBTVCamkoha.com - Saat beli mobil bekas, banyak orang hanya terpaku pada angka kilometer yang terlihat di odometer. Padahal angka tersebut belum tentu menunjukkan jarak tempuh yang sebenarnya.

Tidak sedikit oknum yang sengaja mengubah atau me-reset odometer agar mobil terlihat lebih baru dan menarik calon pembeli.

Agar tidak salah pilih, berikut beberapa cara mudah untuk memastikan apakah kilometer mobil bekas masih asli atau sudah dimanipulasi.

1. Periksa buku atau riwayat servis

Langkah pertama yang paling penting adalah mengecek riwayat servis mobil. Mobil yang rutin dirawat di bengkel resmi biasanya memiliki catatan lengkap, termasuk informasi kilometer saat setiap servis dilakukan.

Jangan ragu meminta buku servis kepada penjual, lalu cocokkan dengan kondisi odometer saat ini. Jika perlu hubungi bengkel resmi yang pernah menangani mobil tersebut untuk memastikan data yang tercatat benar.

Sebaiknya jangan hanya mengandalkan stiker atau gantungan jadwal ganti oli karena informasi tersebut cukup mudah dipalsukan.

BACA JUGA:Harga Mobil Listrik BYD Terbaru Juni 2026: Mulai Rp199 Juta, Ini Daftar Harga dan Skema Kreditnya

2. Cocokkan dengan kondisi fisik mobil

Kondisi fisik mobil juga bisa menjadi petunjuk penting. Mobil yang sudah menempuh jarak jauh biasanya menunjukkan tanda-tanda penurunan.

Perhatikan karet pedal gas dan rem, setir, jok pengemudi, hingga karpet dasar. Jika odometer menunjukkan angka yang rendah tetapi bagian-bagian tersebut sudah terlihat sangat rentan, Anda patut waspada. 

Selain itu cek kondisi ban. Ban bawaan pabrik umumnya bertahan sekitar 30.000–40.000 kilometer. Jika ban sudah diganti total padahal kilometernya masih sangat rendah, sebaiknya cari tahu alasannya.

3. Hitung logika pemakaian

Cobalah menghitung usia mobil dengan angka kilometernya. Rata-rata mobil pribadi digunakan sekitar 15.000 hingga 20.000 kilometer setiap tahun.

Misalnya mobil keluaran tahun 2020 tetapi odometernya baru menunjukkan 20.000 kilometer, kondisi seperti ini memang mungkin terjadi, tetapi mintalah penjelasan dari penjual beserta bukti riwayat servisnya. Jika tidak ada data pendukung, Anda perlu lebih berhati-hati.

Kategori :