Harga Beras Lebong Diprediksi Naik hingga Akhir Tahun

Minggu 26-07-2026,14:57 WIB
Reporter : Reko Muhardi
Editor : Purnama Sakti

LEBONG, RBTVCamkoha.com- Harga beras lokal di Kabupaten Lebong diperkirakan akan naik hingga akhir tahun 2026. Kondisi ini dipengaruhi tingginya permintaan beras lokal dari luar daerah sehingga pasokan di pasar Kabupaten Lebong semakin berkurang.

Seperti yang disampaikan seorang pedagang beras di pasar tradisional Muara Aman Kabupaten Lebong, Eli Juwita, sebagian besar beras lokal saat ini dibawa ke luar daerah karena harganya lebih tinggi. 

Akibatnya stok beras di pasar lokal berkurang dan harganya terus naik. "Kini beras banyak diopor keluar, karena mahal harganya," ujar Eli.

BACA JUGA:Penderita Asam Urat Sebaiknya Hindari Konsumsi 5 Jenis Buah Ini

Selain itu Eli menjelaskan kenaikan harga di tingkat pemasok juga berdampak langsung terhadap pedagang. Meski harga jual kepada konsumen ikut mengalami penyesuaian, keuntungan yang diperoleh pedagang tidak mengalami peningkatan yang signifikan karena modal yang tinggi.

“Kini beras mahal, untuk beras batet yang bagus itu, harganya per kaleng 230 ribu eceran kita ambil itu 220, yang standar ada juga kita ecer 220 ribu,” ungkapnya.

BACA JUGA:Berencana Beli Kijang Innova Zenix? Cek Daftar Harga Terbarunya

Ia mengaku tidak bisa menaikkan harga terlalu tinggi karena khawatir akan menurunkan daya beli masyarakat.

lebih lanjut Eli menjelaskan, saat ini Kabupaten Lebong baru masuk dalam fase masa tanam padi, dan diperkirakan harga akan turun nanti saat musim panen.

“Pas musim panen turun, tapi kini masih belum, baru mulai turun sawah,” jelasnya.

Ia berharap pasokan beras lokal dapat lebih terjaga sehingga kebutuhan masyarakat Kabupaten Lebong tetap terpenuhi dan harga dapat kembali stabil.

 

Reko Muhardi

Kategori :